Share

Terjebak di Sungai Dangkal, Lumba-Lumba Ini Tebar Pesona dengan Atraksi Menghibur

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 09 Oktober 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 406 2483406 terjebak-di-sungai-dangkal-lumba-lumba-ini-tebar-pesona-dengan-atraksi-menghibur-3RjDkOmDBf.JPG Lumba-lumba terjebak di sungai dangkal di Australia (Foto: ABC News/Mahalia Carter)

PARA pengunjung pantai terhibur dengan atraksi lumba-lumba yang terjebak di aliran Sungai Torrens, Adelaide, Australia pada Jumat, 8 Oktober 2021 pagi. Meski begitu, para ahli tetap memperingatkan orang-orang di sana untuk tidak mendekatinya.

Pakar satwa liar percaya lumba-lumba tersapu ke Sungai Torrens di Pantai Barat saat air laut pasang, kemudian terjebak saat air surut.

Sejak itu, ia terlihat bermain-main di air, melakukan backflip dan berjalan ekor di depan orang banyak. Warga setempat, Jason, mengaku telah mengamati lumba-lumba itu sejak dini hari.

Ia mengaku melihat lumba-lumba di daerah itu merupakan hal biasa, dan lumba-lumba ini pamer di depan orang banyak dengan melakukan gerakan yang menarik.

Mahasiswa biologi kelautan, Mackenzie Richardson mengatakan, awalnya ia sedang mengemudi di sepanjang jalan ketika dirinya melihat kerumunan orang berkumpul di pantai.

Baca juga: Mulai 28 Oktober, Turis di Hawaii Dilarang Berenang Bareng Lumba-Lumba

Lumba-lumba terjebak di sungai

(Foto: ABC News/Mahalia Carter)

“Saya berlari ke bawah, dan melihat lumba-lumba. Ada sedikit rumput laut di sirip punggungnya, itu benar-benar istimewa,” katanya.

“Menariknya adalah hewan yang suka berkelompok terjebak sendirian di sini. Jadi, mungkin dia punya beberapa teman di dalam air yang menunggunya," lanjut Richardson.

Aaron Machado dari Australian Marine Wildlife Research & Rescue Organisation berujar bahwa penting bagi orang-orang untuk tidak campur tangan atau mencoba membantu lumba-lumba.

“Tolong jangan campur tangan,” kata sang pakar.

“Tolong jangan. Tidak ada yang salah dengan hewan itu. Luas sungai cukup besar untuk hewan ini bertahan hidup di sini sampai air pasang naik malam ini,” tuturnya.

Aaron mengatakan lumba-lumba harus bisa kembali ke tempat asalnya malam itu juga.

“Itu akan berhasil, percayalah. Sekitar pukul 19.00 malam ini seharusnya baik-baik saja,” kata dia.

Ia juga mendesak orang-orang untuk mematuhi zona dilarang mendekat sepanjang 50 meter di sekitar lumba-lumba. “Mereka harus menjaga diri sendiri,” ucapnya.

Aaron mengimbau pengunjung pantai seraya berkata; “Jika hewan memiliki penyakit zoonosis dan menghembuskan napas. Anda berpotensi tertular. Jadi ada aturan yang diberlakukan tidak hanya untuk keselamatan Anda, tetapi juga lumba-lumba,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini