Kepri Tak Tunda Travel Bubble dengan Singapura, Gubernur: Kami Siap Terima Wisman

Antara, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 406 2484293 kepri-tak-tunda-travel-bubble-dengan-singapura-gubernur-kami-siap-terima-wisman-CFGI1cQ0jP.JPG Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (Foto: Instagram/@ansarahmadofficial)

GUBERNUR Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menegaskan pihaknya tidak pernah menunda pelaksanaan travel bubble atau gelembung perjalanan antara Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan Singapura.

"Tak ada ditunda, justru Kepri sudah sangat siap menerima wisman," tegas Ansar.

Menurutnya, masalah travel bubble sudah cukup panjang dibahas antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Ansar memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menginstruksikan Bali dan Kepri akan segera dibuka untuk perjalanan wisman dari beberapa negara yang ditetapkan pemerintah pusat.

Bahkan dari hasil perbincangan dengan Menteri Peruhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Pemprov Kepri sudah mengusulkan agar bandar udara (bandara) di Batam dan Tanjungpinang dapat segera dibuka.

Baca juga: Pemerintah Ingin Bintan Jadi Percontohan Travel Bubble, Sudah Siapkah?

Infografis Makanan Khas Batam

Begitu pula dengan Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Pelabuhan Bintan Telani Bintan, dan Pelabuhan Harbour Bay Batam supaya secepatnya dibuka bagi wisman.

"Menhub ingin Bandara Batam dan Tanjungpinang jadi pilot project dibuka untuk penerbangan internasioal. Juga Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Pelabuhan Batam Center, karena sudah digunakan untuk kepulangan PMI," terangnya.

Lanjut Ansar, salahsatu lokasi wisata yang diusulkan siap menerima wisman ialah Bintan Beach Resort (BBR) di kawasan Lagoi, Kabupaten Bintan.

Kawasan tersebut, lanjut dia, sudah menyiapkan protokol kesehatan seperti lokasi karantina dan alat mesin PCR.

"Kita dorong hasil tes PCR wisman keluar satu jam," ungkapnya.

Lebih lanjut Ansar menyebut keputusan terkait kawasan wisata Kepri yang akan dibuka diputuskan pemerintah pusat pada Senin (11/10/2021) hari ini.

Demikian pula soal kondisi Covid-19 di Singapura yang tengah tinggi, pun jadi pertimbangan pemerintah pusat untuk dibahas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini