Turis dari 6 Negara Diizinkan Masuk Bali, Sandiaga: Kami Usulkan Ditambah Eropa

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 406 2484471 turis-dari-6-negara-diizinkan-masuk-bali-sandiaga-kami-usulkan-ditambah-eropa-4j7UdA1rAl.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

PARIWISATA Bali dibuka untuk wisatawan mancanegara mulai 14 Oktober 2021. Bandara I Gusti Ngurah Rai bisa langsung menerima turis dari 6 negara; China, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Selandia Baru.

Baca juga: 5 Penginapan Mewah Termahal di Bali Buat Sultan, Sobat Misqueen Geser Dulu

Tapi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno belum puas. Ia ingin mengusulkan tambahan negara yang bisa masuk ke Indonesia khusus Bali. Khususnya dari Eropa.

"Menko Marves (Luhut Pandjaitan) sudah menentukan ada 6 negara yang boleh masuk Bali, tapi kami sedang mengusulkan penambahan negara asal turis asing, khususnya dari Eropa seperti Rusia atau Ukraina," kata Sandiaga Uno di Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (11/10/2021).

 

Ada alasan khusus mengapa Sandiaga tengah mengupayakan negara-negara Eropa juga boleh masuk ke Bali melalui penerbangan langsung.

Baca juga:  Deretan Hotel dan Resor Mewah dengan Infinity Pool Menakjubkan di Uluwatu Bali

"Negara-negara Eropa, termasuk Eropa Barat, yang kami usulkan, kami nilai banyak memberikan komitmen. Jadi, seandainya dibuka, mereka yang akan mengirimkan (turis asing) dalam bentuk charter flight," paparnya.

Namun, hingga kini diketahui belum ada permintaan penerbangan ke Indonesia.

Mas Menteri menerangkan, hal ini berkaitan dengan masih menunggunya keputusan asing dari negara mana yang diperbolehkan.

"Walau ini akan disampaikan last minute, tapi kami akan mendapatkan seandainya keputusan segera diterbitkan dalam beberapa waktu kedepan, ini dipastikan akan ada first flight di 14 Oktober di Bali," ungkap Sandiaga.

 Ilustrasi

Enam negara yang sebelumnya sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah adalah China, Jepang, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Selandia Baru.

Pemerintah pun kini terus menggodog soal beberapa keputusan final lainnya termasuk waktu karantina saat turis asing tersebut tiba di Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini