Sandiaga Tegaskan Durasi Karantina 5 Hari Buat Turis Asing Belum Final!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 406 2484482 sandiaga-tegaskan-durasi-karantina-5-hari-buat-turis-asing-belum-final-45v0rU4HNC.jpeg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Antara)

WISATAWAN dari mancanegara diizinkan masuk ke Indonesia terutama Bali mulai 14 Oktober 2021 dan masa karantina mereka yang sudah disetujui sementara 5 hari. Namun, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan kebijakan itu belum final, artinya bisa dipangkas lagi.

"Usulan karantina sekarang yang sudah disetujui Presiden Joko Widodo adalah 5 hari, namun ini belum final decision (keputusan akhir). Ini kabar terbaru," kata Sandiaga di Weekly Press Briefing virtual, Senin (11/10/2021).

 Baca juga: Turis dari 6 Negara Diizinkan Masuk Bali, Sandiaga: Kami Usulkan Ditambah Eropa

Ia melanjutkan, "Kami diberikan waktu beberapa hari kedepan, apakah 5 hari ini akan menjadi final atau bukan. Sebab, durasi karantina didasari pada masa inkubasi Covid-19. Catatan terbaru, inkubasi Covid-19 adalah 3,7 sampai 3,8 hari," sambungnya.

Lebih lanjut, semua keputusan karantina turis asing disetujui dan didukung oleh data yang dikumpulkan oleh para ahli, epidemiolog yang ada di Indonesia maupun luar negeri dan itu dilakukan perlahan oleh tim dari Kementerian Kesehatan.

 

"Dan dari Kemenkes itulah yang menentukan berdasarkan data-data terakhir, salah satunya inkubasi. Dan kami mengikuti keputusan tersebut, karena menurut kami, semua harus berbasis sains dan kita jangan pernah mengambil risiko," papar Sandiaga.

Baca juga:  Catat! Begini Syarat dan Aturan Lengkap Turis Mancanegara Masuk Bali Mulai 14 Oktober

Mas Menteri mengungkapkan, "Jangan ambil risiko dengan menurunkan jumlah hari karantina tersebut agar bersaing dengan destinasi negara lain."

Bagi Sandiaga, Indonesia sudah dapat penghargaan internasional dari segi pariwisata. "Prioritas kami adalah segi kesehatan dan keselamatan masyarakat dan juga wisatawan yang akan kita dahulukan," tambahnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini