Pecah Rekor, Maskapai Ini Tempuh Penerbangan Terpanjang dalam Sejarah

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 406 2484680 pecah-rekor-maskapai-ini-tempuh-penerbangan-terpanjang-dalam-sejarah-fcqlHEILqB.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MASKAPAI Qantas kembali memecahkan rekor setelah salah satu pesawatnya terbang sejauh 15.000 kilometer, penerbangan penumpang terpanjang dalam sejarah 100 tahun.

Penerbangan itu merupakan penerbangan charter Qantas yang membawa pulang tim rugby union Argentina setelah pertandingan mereka di Brisbane, Australia untuk Kejuaraan Rugbi.

Pesawat repatriasi nomor penerbangan QF14 terbang dari Buenos Aires, Argentina ke Darwin, Australia dalam 17 jam 25 menit, menempuh jarak 15.020 kilometer.

 Baca juga: Siap Buka Penerbangan Internasional, Maskapai Ini Persoalkan Aturan Karantina

Melansir dari News.co.au, Senin (11/10/2021), ini memecahkan rekor Qantas sebelumnya untuk perjalanan terpanjang lebih dari 500 kilometer. Jarak dari London ke Perth adalah 14.498 kilometer.

Pesawat Boeing 787-9 itu membawa 107 penumpang keluar dari Amerika Selatan untuk dikarantina selama dua minggu di Northern Territory.

 Ilustrasi

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia bekerja sama dengan Qantas untuk membawa warga Australia terjebak di Amerika Selatan.

Selain empat pilot yang dirotasi sepanjang perjalanan, penumpang itu termasuk 17 awak kabin, teknisi, dan pekerja darat.

Penerbangan repatriasi lepas landas pada pukul 12.44 waktu setempat di Buenos Aires, menuju selatan Argentina, melewati tepi Antartika sebelum melintasi pantai Australia pada pukul 17.28 (AEDT) dan mendarat pada pukul 18.39 waktu setempat di Darwin.

 Baca juga: Maskapai Ini Tawarkan Hadiah Gratis Terbang 1 Tahun ke Penumpang yang Sudah Divaksinasi

Sebelum Qantas lepas landas dari Argentina, rute telah direncanakan dengan cermat, dengan staf peneliti menganalisis jenis suhu dan angin sakal yang bisa dialami pesawat di dekat kutub selatan.

Ketika pesawat terbang di atas Pegunungan Walker di Pulau Thurston, salah satu pulau terbesar di Antartika, suhu turun hingga -75 derajat Celcius.

Penerbangan besar-besaran ini merupakan tonggak sejarah lain bagi Qantas, terkenal dengan penerbangan jarak jauhnya yang bersejarah.

Maskapai ini juga telah memecahkan rekor pertamanya pada tahun 1989 ketika penerbangan pengiriman Qantas 747 terbang tanpa henti antara London dan Sydney dalam waktu 20 jam sembilan menit.

Awak dan penumpang disuguhi pemandangan yang menakjubkan dalam penerbangan,” kata Alex Passerini, kapten pesawat Qantas dan kepala pilot teknis maskapai.

 

“Qantas selalu menghadapi tantangan, terutama dalam hal perjalanan jarak jauh, dan penerbangan ini adalah contoh yang sangat baik dari kemampuan dan perhatian terhadap detail dari tim perencanaan penerbangan kami,” sambungnya.

Ales Passerini juga menambahkan: "Ada beberapa pemandangan yang benar-benar saat kami menelusuri Antartika dan merupakan bonus tambahan bagi penumpang kami yang sangat senang bisa pulang.”

QF14 juga merupakan pertama kalinya dalam sejarah penerbangan dari setiap benua yang berpenghuni mendarat di Darwin pada tahun yang sama, semuanya dioperasikan oleh Qantas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini