Lokasi Didi Kempot Ciptakan Lagu 'Banyu Langit' Dibangun Prasasti, Sandiaga: Sektor Parekraf Gunung Kidul Bangkit

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 406 2484726 lokasi-didi-kempot-ciptakan-lagu-banyu-langit-dibangun-prasasti-sandiaga-sektor-parekraf-gunung-kidul-bangkit-ACWtCBgGrq.jpg Menparekraf Sandiaga Uno di Desa Wisata Nglanggeran, Gunung Kidul, DI Yogyakarta (Kemenparekraf)

"Sworo angin, Angin sing ngreridu ati. Ngelingake sliramu sing tak tresnani'. 'Pengen nangis Ngetokke eluh neng pipi, Suwe ra weruh Senajan mung ono ngimpi".

PENGGALAN lirik dalam lagu berjudul Banyu Langit yang dipopulerkan oleh Didi Kempot itu menggambarkan kerinduan hati mendalam seorang pecinta terhadap kekasihnya.

Pria yang disebut Godfather of Broken Heart itu pun menggambarkan keresahan hati sang pemuda yang senada dengan rintik hujan dan semilir angin di penantiannya. Lokasi tersebut rupanya berada di Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Lokasi yang kini dinobatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia sebagai satu dari tujuh Desa Wisata Mandiri Inspiratif dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Baca juga: Ingin Tebing Breksi Jadi Warisan Dunia, Sandiaga Uno: Harus Terus Kita Jaga

Tak hanya keindahan alam seperti yang digambarkan Didi Kempot dalam bait lagunya, desa wisata yang berada di seleah timur Kota DIY, tepatnya di kaki Gunung Api Purba itu menyimban beragam kearifan lokal. Mulai dari beragam produk lokal seperti batik, gerabah hingga aneka kuliner khas di antaranya olahan belalang.

"Kita di lokasi yang menginspirasi Mas Didi Kempot menciptakan lagu Banyu Langit, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Yogyakarta menjadi Desa Wisata Mandiri Inspiratif-Desa Wisata Indonesia Bangkit," ujar Menparekraf Sandiaga Uno pada Senin (11/10/2021).

 Ilustrasi

Embung Nglanggeran

Desa Nglanggeran tersebut diungkapkan Sandiaga Uno mewakili enam Desa Wisata Mandiri Inspiratif lainnya, yakni Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli dan Desa Wisata Pemuteran di Kabupaten Buleleng, Bali. Selanjutnya, Desa Wisata Pujon Kidul di Kabupaten Malang, Jawa Timur serta Desa Wisata Candirejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kemudian Desa Wisata Cibuntu di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Desa Wisata Pentingsari di Sleman, DIY. Atas pencapaian terebut, dirinya secara langsung memberikan selamat sekaligus menandatangani prasasti dan menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta serta pengelola Desa Wisata Nglanggeran.

 Baca juga: Tandai Kebangkitan Parekraf, Sandiaga Uno Luncurkan Tagline Baru 'Yogyakarta-The City of Creative'

"Selamat Desa Wisata Nglanggeran menjadi Desa Wisata Mandiri Inspiratif-Desa Wisata Indonesia Bangkit. Sukses untuk menjadi wakil Indonesia di UNWTO Tourism Village Awards," jelasnya seraya menyerahkan plakat kepada pengelola Desa Wisata Nglanggeran.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mencatat beragam keinginan masyarakat, mulai dari pembukaan kembali pariwisata hingga perbaikan jaringan internet. Namun ditekankannya, pariwisata akan kembali dibuka jika seluruh pihak dapat patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Sebab, salah satu pra syarat dibukanya kembali pariwisata adalah terkendalinya kasus covid-19. Sedangkan mengenai peningkatan jaringan internet, dirinya akan berkoordinasi dengan Kemenkominfo.

Sehingga diharapkan sebelum assessor UNWTO berkunjung, jaringan internet Desa Wisata Nglanggeran sudah dalam keadaan baik. Alasannya karena bukan hanya dapat meningkatkan promosi dan penjualan produk lokal, kebutuhan internet ditekankannya sangat penting dalam penerapan Aplikasi Peduli Lindungi.

"Mudah-mudahan hari ini penanda kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memulihkan ekonomi bangsa, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya kepada masyarakat," ujarnya bersemangat.

 

Sementara itu, Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Dirinya yang mewakili pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas penetapan Desa Wisata Nglanggeran sebagai Desa Wisata Mandiri Inspiratif.

Sunaryanta pun berharap Desa Wisata Nglanggeran dapat menginspirasi seluruh desa wisata di daerah lain, khususnya di Kabupaten Gunung Kidul.

"Saya atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Gunung Kidul mengucapkan terima kasih," ujar Sunaryanta.

"Mudah-mudahan nanti destinasi-destinasi wisata yang ada di Gunung Kidul ini bisa dibuka kembali dengan diberlakukannya PPKM Level 2, sehingga pergerakan dan pertumbuhan ekonomi di Gunung Kidul akan segera bangkit," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini