Hasil Penelitian Terungkap, Manusia dan Anjing Hidup Bareng 12.000 Tahun Lalu

Lina Sharfina, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 406 2485887 hasil-penelitian-terungkap-manusia-dan-anjing-hidup-bareng-12-000-tahun-lalu-OiswkTQvzh.jpg Ilustrasi Anjing (Freepik)

Manusia diyakini telah beremigrasi ke Amerika melintasi Selat Bering dari Siberia ke Alaska selama zaman es besar terakhir.

"Anjing peliharaan pertama memasuki benua itu sekitar 15.000 tahun yang lalu, produk dari orang Asia yang bermigrasi melintasi Selat Bering," kata Raul Valadez, ahli biologi dan arkeolog dari National Autonomous University of Mexico.

"Tidak pernah ada anjing tanpa manusia," kata Valadez kepada AFP melalui telepon.

Kehadiran manusia selama Pleistosen telah dibuktikan di Meksiko, Chili dan Patagonia tetapi tidak pernah di Amerika Tengah, sampai sekarang.

"Ini bisa menjadi anjing tertua di Amerika," kata Vargas.

Sejauh ini, sisa-sisa anjing tertua yang ditemukan ditemukan di Alaska dan berusia 10.150 tahun.

Universitas Oxford telah menawarkan untuk melakukan tes DNA dan penanggalan karbon pada sampel untuk menemukan lebih banyak informasi genetik tentang hewan dan usianya.

Fosil tersebut saat ini disimpan di museum nasional Kosta Rika, tetapi sampelnya tidak dapat diidentifikasi kembali sebagai anjing tanpa validasi oleh majalah spesialis.

"Penemuan anjing ini akan menjadi bukti pertama manusia di Kosta Rika selama periode yang jauh lebih awal" dari yang diperkirakan saat ini, kata Vargas.

"Ini akan menunjukkan kepada kita bahwa ada masyarakat yang dapat memelihara anjing, yang memiliki kelebihan makanan, yang memiliki anjing karena keinginan dan bahwa ini bukan anjing perang yang dapat menyebabkan kerusakan."

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini