Duh! Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Lagi-Lagi Terkendala Sinyal

Antara, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 406 2485952 duh-penggunaan-aplikasi-pedulilindungi-lagi-lagi-terkendala-sinyal-wq2ZnwC12U.JPG Ilustrasi (Foto: Antara)

PENGGUNAAN aplikasi PeduliLindungi di kawasan wisata Kabupaten Ngawi, Jawa Timur terkendala kelancaran sinyal internet, utamanya untuk daya tarik wisata di daerah pegunungan.

Salah satu lokasi wisata di mana aplikasi PeduliLindungi belum dapat maksimal digunakan ialah di tempat wisata Hargo Dumilah di Desa Setono, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Letaknya yang ada di daerah lereng Gunung Lawu membuat wisatawan susah untuk mengakses apilkasi PeduliLindungi karena jaringan sinyal internet kurang kuat.

"Tidak ada sinyal di daerah sini. Sehingga tidak bisa mengakses PeduliLindungi saat akan masuk wisata kolam renang air Gunung Lawu Hargo Dumilah Ngawi," ujar salah satu wisatawan asal Madiun, Dwi Kartiko.

Karena tak dapat mengakses PeduliLindungi, pihaknya menunjukkan sertifikat vaksin kepada petugas saat hendak masuk tempat wisata tersebut. Meski demikian, ada juga wisatawan yang langsung masuk begitu saja tanpa menunjukkan kartu vaksin apalagi aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Pakai PeduliLindungi di Mangunan Susah Sinyal, Sandiaga: Muter-Muter sampai HP Panas

Infografis Pembukaan Wisata

Kendala jaringan internet dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk tempat wisata Ngawi di daerah pegunungan dibenarkan oleh pihak Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) setempat.

"Tidak semua provider sinyalnya bagus dalam menjangkau kawasan wisata di pegunungan. Hanya beberapa yang bisa. Selain itu, juga ditemukan pengunjung yang gawainya tidak mendukung untuk mengunduh apliksi PeduliLindungi," kata Kepala Bidang Pariwisata, Disparpora Ngawi, Totok Sugiharto.

Selama masa uji coba, wisatawan tetap bisa masuk kawasan wisata meskipun tanpa aplikasi PeduliLindungi. Namun, wisatawan harus menunjukkan sertifikat vaksin kepada petugas.

Pihaknya telah meminta pengelola tempat wisata agar membentuk tim khusus yang bertugas mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. Selain itu, tim tersebut juga akan memberikan edukasi kepada pengunjung terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi PeduliLindungi tidak hanya digunakan untuk akses masuk ke tempat wisata saja. Aplikasi itu juga akan berlaku sebagai syarat masuk di seluruh tempat kegiatan sektor publik.

Baca juga: Banyak Pengunjung Gaptek, Objek Wisata di Lamongan Kesulitan Terapkan PeduliLindungi

"Seperti masuk mal, kantor, stasiun, tempat makan semuanya nanti menggunakan aplikasi PeduliLindungi," katanya.

Ia terus mendorong para pelaku wisata di wilayahnya untuk menggunakan apilikasi PeduliLindungi yang menjadi salah satu persyaratan guna mewujudkan wisata yang aman dan sehat di masa PPKM pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini