Sandiaga Uno Ingin Desa Cikakak Naik Kelas, Mampu Datangkan Turis Mancanegara

Antara, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 406 2485959 sandiaga-uno-ingin-desa-cikakak-naik-kelas-mampu-datangkan-turis-mancanegara-DZBrXyssZn.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno ingin Desa Wisata Cikakak di Banyumas, Jawa Tengah mampu naik kelas dengan mendatangkan wisatawan mancanegara.

"Keberpihakan kita dengan program andalan desa wisata untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, dan transformasi Desa Wisata Cikakak menjadi destinasi berkelas nasional, internasional, mungkin juga destinasi berkelas dunia," kata Sandiaga.

Hal itu disampaikannya dalam rangkaian Kunjungan 50 Desa Wisata Terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di desa tersebut sebagaimana dikutip dari keterangan persnya.

Desa Cikakak dikenal dengan habitat ribuan kera ekor panjang yang hidup berdampingan dengan warga di area hutan di sekitar pemukiman warga, seperti halnya Desa Sangeh, Bali.

Di desa itu juga terdapat ritual Rewanda Bojana (pemanggilan kera) di mana para kera itu turun untuk mengambil sajian yang ada di gunungan buah.

Baca juga: Ingin Tebing Breksi Jadi Warisan Dunia, Sandiaga Uno: Harus Terus Kita Jaga

Infografis Desa Adat di Indonesia

Selain adanya wisata yang kental dengan adat istiadat dan kebudayaan, menurut dia, terdapat peninggalan sejarah religi yaitu Masjid Saka Tunggal yang konon dibangun pada1288.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu berharap desa tersebut mampu menjadi daya tarik untuk mendatangkan wisatawan nusantara ataupun mancanegara.

"Ini tentu akan kita riset lagi kalau betul (dibangun) 1288, ini berarti lebih tua dari Masjid Demak. Ini berarti juga menjadi destinasi wisata religi," tuturnya.

Ia juga mengakui bahwa para pelaku wisata dalam dua tahun terakhir tidak merasakan kunjungan wisatawan akibat adanya pandemi Covid-19. Kehadirannya disebut sebagai apresiasi kepada Bupati Banyumas, Achmad Husein atas kepemimpinannya dalam mengendalikan Covid-19.

Mengenai produk batik Banyumas, Sandiaga ingin motif batik 'Ngapak Cikakak' dapat jauh lebih dikenal serta menjadi suvenir untuk membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu anggota kelompok wanita tani (KWT) maupun pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK).

Sementara itu, Achmad Husein berharap Desa Wisata Cikakak yang masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia bisa menjadi juara dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. "Desa Cikakak harus nomor satu. Kalau tidak nomor satu, bukanlah Cikakak," tegas Husein.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini