Wuihh... Squid Game Versi Nyata Hadir di Abu Dhabi, Seru Banget!

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 406 2486219 wuihh-squid-game-versi-nyata-hadir-di-abu-dhabi-seru-banget-NiqTHiZNt1.JPG Permainan Squid Game (Foto: Indian Express)

PARA penggemar Squid Game di Uni Emirat Arab (UEA) punya kesempatan untuk mencoba permainan yang sedang hits di belahan dunia ini.

Event ini diselenggarakan oleh Pusat Kebudayaan Korea di Abu Dhabi, tetapi tentu saja tanpa kekerasan yang digambarkan sebagaimana serial aslinya.

Melansir dari Khaleej Times, Pusat Kebudayaan Korea (KCC) di UEA menyelenggarakan permainan anak-anak, seperti terlihat dalam seri pada Selasa, 12 Oktober 2021 lalu. Permainan dibagi menjadi dua putaran, dengan total 15 peserta untuk setiap sesi.

“Saya senang menjadi bagian dari permainan. Saya penggemar acara Netflix dan rasanya luar biasa untuk mengalami 'Permainan Cumi' di kehidupan nyata,” kata seorang mahasiswa pascasarjana UEA, Shatha Khader (25).

“Saya mengetahui tentang turnamen Squid Game ini di media sosial dan memutuskan untuk mendaftar,” tambahnya.

Siswa asal Filipina, Dianne Plantilla, yang juga berpartisipasi dalam permainan anak-anak berujar; “Saya adalah pengikut serial populer dan saya bergegas untuk mendaftar ke Pusat Kebudayaan Korea ketika mereka mengundang orang untuk berpartisipasi dalam permainan,”.

Baca juga: Viral Boneka Squid Game di Tugu Yogyakarta, Pengendara Auto Tertib Lalu Lintas

Drama Korea yang ditulis dan disutradarai oleh Hwang Dong-hyuk, telah menduduki puncak global Netflix, menurut kepala konten perusahaan Ted Sarandos. Pertunjukan sembilan episode mengikuti kisah 456 kontestan yang kekurangan uang harus memertaruhkan hidup mereka untuk hadiah uang tunai besar-besaran.

Game yang pertandingkan

Selama pertandingan, para peserta mengenakan kaus putih berlogo Squid Game. Sementara staf mengenakan kostum lingkaran, segitiga, dan persegi yang dikenakan oleh para penjaga dalam serial aslinya.

Pemain yang kalah tidak akan ditembak, melainkan hanya dapat menonton pertandingan secara terpisah.

Permainan yang dimainkan termasuk 'lampu hijau dan lampu merah', di mana seseorang yang gerakannya terdeteksi akan disingkirkan. Ada pula permainan loncatan kaca yang terlihat di pertengahan episode.

Game 'Honeycomb Toffee' (alias game dalgona) melibatkan peserta mengambil bentuk yang ditandai. Sementara dalam game 'Marbled', dua pemain dipasangkan untuk bermain game dengan kelereng.

Para penggemar juga mengambil bagian dalam Ttakji, di mana pemain membalik Ttakji terlebih dahulu adalah pemenangnya.

Respon luar biasa

Direktur Pusat Kebudayaan Korea, Nam Chan-woo mengatakan, terobosan ini mendapat respons luar biasa dari publik “Kami telah diliputi oleh tanggapan yang luar biasa dari orang-orang yang ingin berpartisipasi dalam 'permainan cumi-cumi'," kata Nam.

“Total 338 orang mendaftar untuk berpartisipasi dalam acara tersebut tetapi kami hanya memilih 30 dari ini dan membaginya menjadi dua putaran untuk bermain di turnamen,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, game-game tersebut terlihat sedikit brutal dalam serial untuk efek dramatis, namun sebenarnya semua game yang ditampilkan dalam serial tersebut adalah game populer yang dimainkan oleh anak-anak Korea secara turun-temurun.

“Kami menyelenggarakan acara tersebut agar masyarakat di UEA dapat belajar lebih banyak tentang budaya Korea dengan mengikuti permainan anak-anak ini,” ujarnya menandaskan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini