Sandiaga Undang 19 Dubes Anggota Uni Eropa, Ini yang Dibahas

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 406 2486876 sandiaga-undang-19-dubes-anggota-uni-eropa-ini-yang-dibahas-g3quLyfnXe.png Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bertemu 19 dubes anggota Uni Eropa (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengundang 19 duta besar (dubes) negara anggota Uni Eropa ke Kantor Kemenparekraf, Jakarta, untuk membahas sinergi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Indonesia.

“Suatu kehormatan bagi kami untuk melakukan pertemuan dengan para duta besar anggota Uni Eropa,” kata Sandiaga dalam keterangan pers, Jumat (15/10/2021).

Baca juga:  Begini Syarat Turis Asing Masuk Bali, Kalau Melanggar Prokes Bersiaplah Dideportasi!

Pada kesempatan itu, Sandiaga bersama dengan 19 duta besar anggota Uni Eropa membahas beberapa hal, di antaranya pembangunan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis alam dan budaya.

Lalu, Menparekraf membahas juga terkait pembukaan kembali penerbangan internasional di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

 

Kemudian, terkait karantina bagi diplomat dan pengunjung internasional, perjalanan domestik untuk anak di bawah 12 tahun, penerapan aplikasi PeduliLindungi, serta data transfer ekonomi kreatif.

Menparekraf menjelaskan, pertemuan ini perlu dilakukan karena sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB negara.

Baca juga:  Turis dari 6 Negara Diizinkan Masuk Bali, Sandiaga: Kami Usulkan Ditambah Eropa

Sebelum pandemi, devisa sektor pariwisata ada di posisi kedua setelah minyak dan gas bumi. Oleh karena itu, Menparekraf Sandiaga menargetkan di tahun 2022 nilai devisa pariwisata dan kontribusi PDB pariwisata harus lebih ditingkatkan.

Sementara itu, Menparekraf memberikan berbagai pandangan baru mengenai pariwisata dan ekonomi kreatif. Bahwa pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi fokus utama.

Karena saat ini, bukan lagi numbers oriented atau kuantitas, tapi bagaimana dapat memberikan pengalaman yang berkualitas dan berkesan bagi wisatawan, serta memberikan kontribusi terhadap masyarakat setempat.

“Cara untuk melihat bagaimana kualitas dari pada wisatawan yaitu berdasarkan dua hal, pertama lenght of stay dan yang kedua the power of buying product local yang mana memberikan dampak terhadap masyarakat lokal,” kata Menparekraf Sandiaga.

 Ilustrasi

Sementara dari sisi ekonomi kreatif, Ambassador of the Republic of Bulgaria, Petar Dimitrov Andonov mengatakan pihaknya memiliki program untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif. Program ini dimulai pada tahun 2021-2027 dengan anggaran sebesar Rp2,4 miliar Euro.

"Jadi kami ingin menawarkan kerjasama dengan Indonesia untuk meningkatkan daya saing, salah satunya dengan data transfer di bidang ekonomi kreatif," tukasnya.

Adapun yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Dubes Kroasia Nebojsa Koharovic, Dubes Findlandia Jari Sinkari, Dubes Italia Benedetto Latteri, Dubes Prancis Olivier Chambard, dan Dubes Jerman Ina Ruth Luise Lepel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini