Simpan Kamera Antik, Pria Ini Malah Dikira Bawa Bom hingga Pesawat Mendarat Darurat

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Sabtu 16 Oktober 2021 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 406 2486915 simpan-kamera-antik-pria-ini-malah-dikira-bawa-bom-hingga-pesawat-mendarat-darurat-s1a7IJ1sk1.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEBUAH pesawat terpaksa mendarat darurat di Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat setelah seorang wanita menuding kamera vintage pria sebagai bahan peledak atau bom.

Insiden itu terjadi setelah seorang ibu yang bepergian dengan suami dan anaknya memerhatikan bahwa pria yang dimaksud (identitasnya belum terungkap) sedang melihat gambar dan video kamera antik, demikian menurut sumber kepada New York Daily News.

Saat itulah dia menjadi ketakutan dan meyakini jika pria itu sedang mencari cara untuk membuat bom. Setelah dia mengeluarkan kamera antik miliknya, wanita itu mengira barang tersebut sabagai alat yang depat memicu ledakan. Ia pun melaporkan hal mencurigakan itu kepada petugas keamanan bandara.

Pilot lalu memberi tahu petugas menara ATC bandara bahwa mereka perlu membersihkan landasan pacu untuk pendaratan darurat karena perilaku penumpang yang mencurigakan.

Baca juga: Hore! Penerbangan Terpanjang di Dunia Kembali Dibuka, Yuk Traveling Lagi Guys

Penumpang Pesawat Digeledah

(Foto: Twitter/@lbrgdl)

Setelah itu, pesawat mendarat jauh dari gedung bandara, dan penumpang dievakuasi menggunakan slide tiup.

Ketika sampai di pemberhentian darurat, pelaku bom diperintahkan untuk berbaring telungkup di landasan pacu, dengan tasnya disita dan digeledah.

Setelah digeledah, terungkap bahwa pria itu memiliki skateboard dan kamera antik lainnya. Seseorang di pesawat membagaikan hal tersebut ke media sosial, dengan menulis: "Pada akhir penerbangan kami menjadi lebih menarik,".

Petugas polisi otoritas pelabuhan udara dan agen federal menahan pria itu selama beberapa jam sebelum dia menerima lampu hijau untuk melanjutkan perjalanannya, meski dia mungkin masih sangat syok atas penggeledahan itu.

"JTTF (Satuan Tugas Terorisme Gabungan), FBI dan Departemen Kepolisian Otoritas Pelabuhan menetapkan bahwa tidak ada tindak kriminalitas oleh penumpang dan ia langsung dibebaskan," ucap Juru Bicara Otoritas Pelabuhan, Tom Topousis dalam sebuah pernyataan.

Sebanyak 78 penumpang pesawat beserta empat awak kabin dievakuasi dengan mulus dari pesawat tanpa cedera.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini