Bawa Mesin Cuci Darah dalam Pesawat, Penumpang Ini Diusir oleh Pilot

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Minggu 17 Oktober 2021 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 16 406 2487305 bawa-mesin-cuci-darah-dalam-pesawat-penumpang-ini-diusir-oleh-pilot-KjIrv6AefE.jpg Pesawat American Airlines (Alamy via New York Post)

SEPASANG suami-istri dikeluarkan dari penerbangan maskapai United Airlines oleh pilot arena membawa mesin pencuci darahnya ke dalam pesawat, saat hendak terbang dari Denver ke kota Knoxville di Tennessee, Amerika Serikat.

Pria bernama Adron McCarter asal Tennessee itu bersama istrinya mengunjungi keluarganya di Spokane, Washington. Dirinya juga telah menyelesaikan dokumen tambahan untuk membawa mesin cuci darah yang digunakan untuk mengobati penyakit ginjalnya saat bepergian.

 Baca juga: Tolak Pakai Masker dan Ancam Pramugari, Pria Brewok Diusir dari Pesawat

Namun, dalam perjalanan pulang, McCarter mengklaim pilot tidak mengizinkannya terbang dengan membawa mesin pencuci darah di dalam pesawat tersebut.

"Mereka datang dan mengatakan penerbangan kami akan ditunda. Ketika saya bangun dan keluar, pilot itu berada di depan wajah istri saya," kata McCarter seperti dilansir dari Newsweek, Minggu (17/10/2021).

"Dia menggunakan mikrofon dan berkata saya mencoba membawa sesuatu di pesawat yang tidak diizinkan dan kemudian mengusir kami di depan semua orang seolah-olah kami hanya teroris," tambahnya.

McCarter sangat sedih dengan perlakuan tersebut. “Saya mengalami serangan panik yang hebat dan membuat saya marah pada saat yang sama. Anda tidak bisa memperlakukan orang seperti itu."

Baca juga:  Seorang Remaja Kirim Foto Pistol Mainan, Seluruh Penumpang Pesawat Dievakuasi

"Saya harus menjalani perawatan. Kami harus melakukan dua kali berturut-turut sehingga bisa terjebak dan itu sulit bagi tubuh dan hati Anda. Jadi, itu adalah salah satu dari tiga pengalaman terburuk dalam hidup saya."

Setelah McCarter dikeluarkan dari penerbangan, dia mengatakan menerima permintaan maaf dan mendapat makanan gratis, serta tempat untuk bermalam.

United Airlines mengatakan pesawat yang ditumpangi McCarter dikemudikan oleh seorang pilot SkyWest Airlines.

"Ada kesalahpahaman tentang mesin itu karena sebuah plakat yang menempel di sana secara tegas dilarang untuk perjalanan udara," kata juru bicara SkyWest.

 Ilustrasi

"Seorang penumpang dipesan ulang dari penerbangan SkyWest 5423 karena kesalahpahaman tentang perangkat medis yang disetujui yang digunakan untuk bepergian," sambungnya.

Juru bicara SkyWest menambahkan: "Bersama dengan United, kami menyediakan makanan, penginapan, dan membuat pengaturan untuk membawa penumpang ke tujuannya secepat mungkin. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan sedang menindaklanjuti dengan kru SkyWest kami untuk mencegah situasi serupa di masa depan,". (sal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini