India Terima Lagi Turis Asing Setelah 19 Bulan Lockdown

Denisa Aisyah, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 17 406 2487567 india-terima-lagi-turis-asing-setelah-19-bulan-lockdown-gDAx3GIXbp.JPG Taj Mahal, salah satu ikon pariwisata India (Foto: Instagram/@agraride)

INDIA melonggarkan pembatasan bagi pelancong internasional di tengah tren penurunan kasus harian Covid-19. Mulai Jumat, negeri Bollywood itu akan memberikan visa turis kepada para wisatawan mancanegara yang tiba dengan penerbangan carteran.

Fasilitas ini akan diperluas untuk mereka yang tiba dengan penerbangan komersial mulai 15 November 2021. Negara ini telah mencatat sekitar 20.000 infeksi positif setiap hari, turun dari yang sebelumnya 400.000 kasus setiap hari selama gelombang kedua. Sekarang lebih dari 70 persen populasi telah menerima satu dosis vaksin.

Namun, para ahli dan pejabat pemerintah terus mengingatkan masyarakat agar tidak berpuas diri, seraya mengatakan bahwa tujuan wisata populer dapat bertindak sebagai 'penyebar utama' Covid-19 dari gelombang infeksi ketiga yang tak dapat dihindari.

Gelombang Covid-19 terakhir membanjiri rumah sakit India dan diketahui telah menewaskan lebih dari 200 ribu orang.

Turis asing yang mendarat di India pada Jumat akan menjadi yang pertama datang ke negara itu dalam 19 bulan terakhir.

Baca juga: 5 Bandara Terindah di India Bikin Pengalaman Traveling Makin Berkesan

Tidak ada visa turis yang dikeluarkan sejak Maret 2020 ketika pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi menutup perbatasan negara itu demi mengendalikan pandemi virus corona.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, beberapa visa untuk diplomat dan pejabat bisnis asing telah kembali diaktifkan.

Pelonggaran pembatasan perjalanan asing juga bertepatan dengan dimulainya musim puncak perjalanan India, memicu harapan kebangkitan industri pariwisata.

Dengan geografi dan sejarahnya yang kaya, India menawarkan sejumlah besar tempat wisata seperti monumen Taj Mahal, kuil dan benteng, puncak gunung bersalju Himalaya dan pantai berpasir putih di barat dan selatan.

Menurut data pemerintah, India hanya menarik 2,74 juta turis asing tahun lalu turun dari 10,93 juta pada 2019 karena pandemi menjungkirbalikkan kehidupan dan bisnis.

"Semua protokol dan norma yang terkait dengan Covid-19 sebagaimana diberitahukan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga dari waktu ke waktu, harus dipatuhi oleh turis asing, maskapai yang membawa mereka ke India, dan semua pemangku kepentingan lainnya di stasiun pendaratan," demikian pernyataan resmi pemerintah dalam rilisnya.

Namun, pihak berwenang hingga kini belum merinci aturan yang jelas dan gamblang tentang uji coba pembukaan pariwisata, program vaksinasi, hingga aturan detail karantina bagi para pelancong internasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini