Maaf! Keraton Solo Kembali Tiadakan Gerebeg Maulud dan Sekaten Tahun Ini

Agregasi Solopos, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 07:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 406 2488366 maaf-keraton-solo-kembali-tiadakan-gerebeg-maulud-dan-sekaten-tahun-ini-Du6ma4zQT2.JPG Tradisi Gerebeg Maulud di Solo (Foto: Antara)

TRADISI Gerebeg Maulud dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2021 ini kembali ditiadakan. Kegiatan pasar malam Sekaten juga urung terlaksana lantaran pandemi Covid-19 masih membayangi wilayah Solo dan sekitarnya.

Meski begitu, ritual adat lain untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad seperti jamasan dan wilujengan tetap dilakukan kendati secara terbatas.

Pengageng Parentah Keraton Solo, KGPH Dipokusumo menjelaskan, Grebeg Maulud maupun Sekaten terpaksa harus kembali ditiadakan tahun ini. Hal itu mengingat kedua kegiatan berpotensi menarik kerumunan massa yang tak sedikit.

Peniadaan kegiatan tersebut kata dia, merupakan perintah Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi.

“Perayaan pasar malam (Sekaten) dan Gerebeg Maulud belum bisa digelar karena situasi belum memungkinkan,” ujarnya, melansir laman Solopos.

Gusti Dipo menegaskan bahwa upacara adat terkait Maulid Nabi akan dilaksanakan secara internal. Menurut dia, prosesi jamasan pusaka hingga wilujengan rencana digelar dengan peserta sangat terbatas di lingkungan Keraton Solo. Adapun prosesi jamasan menurut rencana akan digelar di Bangsal Maligi.

“Untuk gunungan Gerebeg akan diganti dengan selamatan (wilujengan), kemungkinan hanya melibatkan 50 sampai 100 orang,” ujarnya.

Tradisi menabuh gamelan pusaka, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari, selama tujuh hari saat Sekaten Keraton Solo juga tidak akan digelar. Ia mengakui keputusan meniadakan deretan prosesi tersebut cukup berat.

Namun dirinya mengimbau warga memaklumi kebijakan tersebut diambil demi mengantisipasi persebaran Covid-19. “Jangan sampai prosesi ini justru menambah kasus Covid-19 di Solo,” kata Gusti Dipo.

Sekadar informasi, ini merupakan kali kedua Gerebeg Maulud dan Sekaten tidak digelar. Tahun lalu, agenda tersebut juga urung terlaksana karena kasus Covid-19 yang mewabah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini