Kemenparekraf Tinjau Hotel Karantina di Bali untuk Wisman, Ini Hasilnya

Antara, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 406 2488400 kemenparekraf-tinjau-hotel-karantina-di-bali-untuk-wisman-ini-hasilnya-ORtxGUtZeq.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan peninjauan terhadap hotel karantina di Bali. Langkah itu merupakan bagian dari kesiapan menyambut wisatawan mancanegara (wisman) dan pengawasan selama masa karantina di hotel.

"Dari peninjauan tersebut, diperoleh sejumlah review," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara virtual di Jakarta.

Sandiaga menjelaskan, kajian pertama adalah memastikan adanya Closed Circuit Television (CCTV) pada hotel karantina untuk memantau pergerakan tamu. Kedua, pantai tak dibuka untuk karantina agar dapat memudahkan pengawasan.

Baca juga: Tegas! Sandiaga Uno: Pariwisata Jangan Sampai Picu Gelombang Ketiga Covid-19

Selanjutnya, makanan dan minuman diletakkan di depan kamar hotel. Tamu dipersilakan mengambil makanan setelah petugas hotel meninggalkan area kamar untuk meminimalisir interaksi demi menghindari penyebaran virus Covid-19.

“(Terakhir), Kami meminta kepada hotel-hotel untuk merencanakan kegiatan apa saja yang bisa dilakukan tamu selama karantina,” terang dia.

Mengenai kemungkinan hotel karantina dapat menerima tamu regular atau tamu biasa yang menginap di sebuah hotel dan umumnya tanpa membuat reservasi terlebih dahulu, Sandiaga memastikan hal itu dapat diperbolehkan dengan disertai sejumlah persyaratan.

Syarat pertama, hotel harus memiliki sistem pengawasan serta alur yang baik sehingga wisatawan karantina dan non karantina tidak berada di wilayah yang sama. Kedua, diizinkan jika hotel terdiri dari beberapa gedung (wings) atau yang berbentuk villa.

Selanjutnya, aktivitas bagi wisatawan yang karantina dan tamu hotel reguler juga harus dipisahkan. Terakhir, bagi hotel yang memiliki satu bangunan dan terdata sebagai hotel karantina wisman, diminta untuk fokus menerima wisman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini