38 Tahun Hidup dalam Sel Beton, Inilah Gorila Paling Menyedihkan di Dunia

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 406 2488819 38-tahun-hidup-dalam-sel-beton-inilah-gorila-paling-menyedihkan-di-dunia-oCjc2h0txr.JPG Bua Noi, gorila paling menyedihkan di dunia karena hidup terpenjara 38 tahun (Foto: Peta Asia)

BUA NOI menjadi satu-satunya gorila yang masih hidup di Thailand. Namun sayang, ia telah dikurung di Kebun Binatang Pata yang paling terkenal di Bangkok sejak tahun 1983. Kebun binatang itu disebut-sebut sebagai tempat paling menyedihkan di dunia.

Kini para penggiat hewan, termasuk selebriti Cher dan Gillian Anderson, telah berupaya membebaskannya namun belum membuahkan hasil.

Melansir Dailystar, Bua Noi menghabiskan waktu 38 tahun dengan tidur atau memohon pada turis untuk mendapatkan sisa makanan.

Anggota Perlakuan Etis terhadap Hewan (PETA) telah putus asa untuk memulangkannya selama bertahun-tahun dan masih belum menyerah.

Baca juga: Gorila Terlangka di Dunia Terekam Kamera, Jumlahnya Tersisa 300 Ekor

Gorila Bua Noi di Thailand

(Foto: Peta Asia)

Wakil Presiden Senior PETA Asia, Jason Baker, mengatakan; "Bua Noi adalah satu-satunya gorila di seluruh negeri. Di penjara dengan sedikit kesempatan untuk berolahraga atau stimulasi psikologis, dia menghabiskan puluhan tahun dalam isolasi, terkurung di antara dinding sel betonnya,"

“Untuk alasan ini dan banyak alasan lainnya, Kebun Binatang Pata dikenal sebagai salah satu tempat paling menyedihkan di dunia. Semua hewan di sana disimpan di kandang yang sempit dan tandus. Mereka merampas segala sesuatu yang alami dan penting bagi hewan," kata Baker.

“PETA Asia telah berkampanye melawan Kebun Binatang Pata selama bertahun-tahun dan terus mendorong perubahan," lanjutnya.

Baker mengatakan kepada Dailystar bahwa organisasi itu siap untuk turun tangan dan memulangkan Bua Noi dan hewan lainnya kapan saja. Mereka telah mengampanyekan pembebasan Bua Noi sejak 2012 silam.

“Kelompok itu siap membantu memindahkan semua hewan yang ditahan di sana ke tempat perlindungan,” ujar Baker.

“Masyarakat dapat melakukan bagiannya dengan menghindari fasilitas ini dengan segala cara,” katanya lagi.

Kebun Binatang Pata yang berbasis di Bangkok berada di lantai enam dan tujuh Department Store Pata Pinklao. Tempat ini sering dikritik ketika beberapa rekaman menunjukkan kondisi yang buruk untuk hewan.

Dan sebuah laporan yang tidak menyenangkan pada tahun 2016 oleh International Animal Rescue mengklaim beberapa hewan di sana dibiarkan mati begitu saja.

Gorila Bua Noi di Thailand

(Foto: Instagram/@aaron_gekoski)

Baca juga: Pernah Viral karena Foto Selfie, Gorila Yatim Piatu Ini Mati di Pelukan Pengasuhnya

Lebih dari 200 spesies hewan dipelihara di kebun binatang termasuk harimau, beruang, dan ular sanca atau piton. Tahun lalu aktris pemenang penghargaan Gillian Anderson menulis surat kepada pemilik kebun binatang, Kanit Sermsirimongkol.

Ia berkata; “Di hari-hari yang sulit ini, kita semua mengalami tantangan pengasingan. Saya tidak bisa tidak memikirkan hewan-hewan di Kebun Binatang Pata, yang telah mengalami kesepian dan keterasingan yang sama selama bertahun-tahun atau puluhan tahun,” kata Anderson dalam suratnya.

“Mengingat kebakaran baru-baru ini yang terjadi di kebun binatang, saya menulis untuk meminta Anda merenungkan seperti apa kehidupan hewan di sana dan mengambil keputusan untuk menutupnya," sambungnya.

Sementara, penyanyi kawakan, Cher mentweet pada bulan Desember silam; “Pria ini menghasilkan (uang) dari penderitaan hewan-hewan malang yang terperangkap ini,”

“Saya berharap pria lapar uang yang rakus ini akan dikurung di kandang dengan hewan. Saya perlu bergabung dengan aktivis hak-hak binatang dan orang-orang baik di Bangkok,” kata Cher.

Aksi protes juga dilakukan pada 2019, di mana tiga wanita yang hanya mengenakan pakaian dalam mengecat tubuhnya di luar kebun binatang. Mereka mengecap pemilik kebun binatang itu sama sekali tidak manusiawi.

Para pengunjuk rasa adalah anggota PETA. Mereka membawa spanduk bertuliskan "Biarkan hewan menunjukkan warna aslinya" dan "Kekejaman bukanlah hiburan".

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini