Terancam Punah, Ayo Lestarikan Keni Gayo!

Antara, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 406 2489048 terancam-punah-ayo-lestarikan-keni-gayo-Ww8HUVigT6.jpeg Pelatihan pembuatan Keni Gayo di Kampung Mendale, Kebayakan, Aceh Tengah (Antara)

BUPATI Aceh Tengah Shabela Abubakar menyatakan kerajinan gerabah khas daerah itu yaitu Keni Gayo terancam punah sehingga perlu dilestarikan.

"Keberadaan pengrajin gerabah Keni Gayo ini hanya tinggal beberapa orang saja, kondisi Keni Gayo menempati status terancam punah," kata Shabela Abubakar di Takengon, Selasa.

Baca juga:  Aceh Tengah Banyak Tambahan Destinasi Wisata, Apa Saja?

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela membuka kegiatan pelatihan pembuatan Gerabah Keni Gayo di Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2021 di Lapangan Wisata Kemah Bebuli, Kampung Mendale.

Ia menjelaskan upaya untuk menjaga Keni Gayo tetap eksis sangatlah penting demi memelihara dan menjaga kelestarian salah satu khasanah kekayaan budaya lokal daerah itu.

Dia juga berharap Keni Gayo dapat sejajar dengan produk kerajinan lainnya untuk dapat diperkenalkan lebih luas lagi kepada masyarakat sehingga semakin diminati oleh pasar.

 

Keni Gayo telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Direktorat Warisan Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2018.

Baca juga: Perempuan Arab Saudi Jual Perhiasan demi Bangun Museum

Kegiatan bertajuk "Pemajuan revitalisasi tradisional Keni Gayo untuk meningkatkan Ketahanan Budaya" akan berlangsung selama 5 hari dengan peserta pelatihan terdiri dari siswa/i dari SLTA di Aceh Tengah sebanyak 25 orang.

Ketua Panitia, Ahmad Dahlan mengatakan peserta pelatihan pembuatan Gerabah Keni Gayo juga akan dibekali dengan pengetahuan budaya, terutama terkait dengan pengembangan Keni Gayo yang telah ada sejak jaman purba 3000 tahun yang lalu, berdasarkan atas temuan arkeologi di Ceruk Mendale dan sekitarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini