7 Tradisi Seks yang Aneh di Dunia, Ritual Masturbasi hingga Berbagi Istri

Andin Nurul Alifah, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 406 2489224 7-tradisi-seks-yang-aneh-di-dunia-ritual-masturbasi-hingga-berbagi-istri-fMklfftZsF.jpg Ilustrasi (Freepik)

MEMBICARAKAN soal seks dan hubungan intim antara laki-laki dan perempuan menjadi hal tabu terutama di negara-negara belahan dunia timur seperti Indonesia. Meski pun seks bagian dari kebutuhan biologis manusia.

Tapi, di beberapa negara ada tradisi aneh yang berbau seks. India misalnya, ada komunitas yang menggelar festival seks. Kemudian di Nepal juga ada budaya berbagi istri.

Seks merupakan kebutuhan dasar manusia yang berkaitan dengan kenikmatan serta fungsi reproduksi. Beberapa ritual seks itu kerap dianggap aneh bagi orang yang tinggal di dunia modern.

Baca juga:  Festival Swinger Digelar di Inggris, Tampilkan Penyanyi Bugil dan Demo BDSM

Merangkum dari beberapa sumber, berikut 7 tradisi seksual yang aneh di dunia :

1. Masturbasi di Sungai Nil

Komunitas masyarakat di Mesir kuno mempercayai bahwa adanya bumi adalah hasil dari ejakulasi Dewa Atum atau Dewa Pencipta. Bahkan mereka juga percaya bahwa Sungai Nil adalah aliran ejakulasi Dewa Atum.

Demi menjaga Sungai Nil tetap mengalir deras, sebagai simbol kehidupan yang terus menerus, para penguasa Mesir kuno melakukan ritual masturbasi hingga ejakulasi di Sungai Nil.

2. Festival Seks Suku Muria di Chattisgarh, India

Suku Muria di Chhatisgarh, India Tengah memiliki ritual unik yan disebut Ghotul. Festival para remaja akan diajari mengenai lagu, taria, suku, dan seks. Bahkan tak jarang festival ini juga menjadi kegiatan seks massal.

Sebelum ritual dimulai, para remaja perempuan akan mengonsumsi minuman alkohol tradisional sebagai kontrasepsi atau mencegah kehamilan. Jadi, mereka bisa memilih pasangan seks yang berbeda pada malam hari tanpa khawatir hamil. Tapi jika remaja perempuan tersebut hamil, konon katanya anak tersebut akan diadopsi seluruh desa.

3. Saudara Laki-Laki Berbagi Istri di Nepal

Masyarakat Nepal yang tinggal di daerah Himalaya kabarnya mengalami kelangkaan lahan. Itulah mengapa sulit membangun keluarga di sana. Untuk menyiasati hal tersebut, mereka memiliki sebuah tradisi atau ritual yang kerap disebut Fraternal Polyandry atau berbagai istri sesama saudaranya.

Baca juga:  Mengenal Tradisi Nyotaimori, Makan Sushi di Atas Tubuh Wanita Tanpa Busana

Tradisi itu memperbolehkan saudara laki-laki berbagi istrinya dengan sudara yang satu keluarga untuk menikah dengan perempuan yang sama. Merekapun tidak perlu tinggal secara terpisah mengingat daerah yang ditinggalinya mengalami kelangkaan lahan.

Tradisi ini pernah dijadikan film dokumenter oleh National Geographic yang berjudul Multiple Husbands. Namun praktik ini kabarnya sudah mulai ditinggalkan dengan seiringnya perkembangan zaman.

4. Mencuri Istri Orang di Afrika Barat

Di festival tahuan Gerewol, para pria suku Wodaabe di Afrika Barat mengenakan riasan dan kostum untuk mencoba mencuri istri pria lain. Jika pencurian tersebut berhasil, sang pria akan diakui di masyarakat.

5. Seks Sesama Pria

Era Yunani Kuno, pria dewasa baik lajang ataupun yang sudah menikah, sering melakukan hubungan seksual dengan remaja laki-laki. Hubungan ini tidak melibatkan anak-anak, tetapi remaja pasca puber, biasanya remaja yang berusia antara 15 sampai 19 tahun. Tujuan ini untuk meningkatkan status sosial mereka di mata masyarakat.

6. Liburan Seks di Jepang

Jepang juga memiliki ritual aneh yang berhubungan dengan seks. Biasanya ritual ini disebut dengan liburan kesuburan, yang dimaksud hari penting bagi Jepang dan kesempatan yang bagus.

Biasanya para laki-laki akan memakai kostum penis yang besar, meskipun banyak warga Jepang adalah seorang pekerja keras, semua perwakilan seks yang kuat harus berpatisipasi dalam festival ini, mereka mengejar para Perempuan dan berteriak kata-kata cabul.

Ilustrasi

Sementara para perempuan di Negeri Matahari Terbit ini mempunyai tradisi sendiri, yang di namakan Festival Vagina. Di mana sebuah dekorasi organ seksual perempuan dengan ukuran besar dipajang di sepanjang jalan.

7. Seks Maraton di Bolivia

Di Bolivia Timur, suku Sironi memiliki semacam foreplay, yang dikatakan “gila”. Saat bersiap-siap untuk melakukan seks, pasangan pertama harus mencari kutu di tubuh orang lain, lalu mengambil dan memakannya.

Studi ilmiah telah menunjukan bahwa serangga yang hidup di bagian Negara ini, memiliki efek merangsang dan memungkinkan memperpanjang tindakan seksual bukan hanya dalam satu menit, tapi hingga jam. Dengan melakukan memakan serangga tersebut, melakukan seks dapat bertahan hingga 6 jam tanpa istirahat. (sal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini