Uniknya Festival Pegang Payudara di Singapura, Lelaki Menang Banyak Nih!

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 406 2489662 uniknya-festival-pegang-payudara-di-singapura-lelaki-menang-banyak-nih-nllOPJt7n5.JPG Ilustrasi (Foto: Thebreastarsite)

BERAGAM festival di dunia kerap menarik untuk dikunjungi. Salah satunya festival pegang payudara di Singapura.

Ya, festival nyeleneh ini adalah bagian dari upacara penghormatan untuk arwah yang disebut good brothers.

Meskipun nama festival ini mampu membuat kita menggelengkan kepala, namun tradisi ini dianggap sakral dan telah dilakukan secara rutin oleh orang China.

Di festival ini, kaum pria boleh menyentuh buah dada perempuan dan kaum perempuan dengan senang hati menerimanya. Mereka percaya bahwa tradisi ini akan membawa keberuntungan.

Baca juga: Mengenal Festival Kanamara Matsuri, Festival Penis Paling Meriah di Jepang

Harga tiket yang mahal, sama sekali tidak menyurutkan niat wisatawan untuk membelinya. Sebanyak 3.500 tiket festival pegang payudara di Singapura ludes terjual dalam hitungan menit.

Pengunjung harus merogoh kocek sekira Rp1,9 juta untuk selembar tiket per orang. Namun, jangan berpikir vulgar dulu, sebab penyelenggara mengklaim bahwa festival tersebut merupakan acara budaya.

Bagi siapapun yang berbuat 'nakal' selama festival, akan langsung dikeluarkan dari tempat acara. Apalagi sampai berbuat asusila menjurus perbuatan mesum, siap-siap saja menghadapi konsekuensi hukum.

"Setiap tamu yang menggerayangi payudara dengan cara yang menyimpang akan segera dikeluarkan dari tempat tersebut, tanpa kompensasi untuk tiket mereka yang telah dibeli," sebut panitia penyelenggara.

Sementara itu, tradisi pegang payudara berasal dari legenda zaman Dinasti Sui, di mana banyak remaja pria yang tewas dalam perang.

Mereka percaya bahwa pria yang mati sebelum menyentuh tubuh wanita, maka arwahnya tidak akan tenang alias penasaran. Hmm.. ada-ada saja ya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini