Pria Ini Cekik Istri hingga Tewas lalu Jasadnya Dilempar Keluar Pesawat

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 23 Oktober 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 406 2490335 pria-ini-cekik-istri-hingga-tewas-lalu-jasadnya-dilempar-keluar-pesawat-pyLhV0lCgH.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEORANG ahli bedah plastik di New York, Amerika Serikat secara sensasional mengakui telah mencekik istrinya dan melemparkan tubuhnya keluar dari pesawat. Hal mengejutkan ini diungkapkannya setelah 36 tahun pasca-pembunuhan.

Pria bernama Robert Bierenbaum tersebut mengatakan pada sidang pembebasan bersyarat bahwa dirinya telah membunuh istrinya Gail Katz pada 1985. Alasannya karena ia kesal dengan sikap istrinya yang kekanak-kanakan dan kerap emosional.

“Saya ingin dia berhenti meneriaki saya dan saya menyerangnya,” kata Bierenbaum sebagaimana dilansir dari Independent, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Gokil! Nelayan Tangkap Hiu Martil 3 Meter lalu Diajak Selfie di Bibir Pantai

Bierenbaum dihukum atas pembunuhan Katz pada 2000 di bawah bukti tidak langsung. Tetapi saat itu dia tak pernah mengakui perbuatannya. Baru kali ini ia membuat pengakuan mengejutkan.

Muncul sebelum sidang pembebasan bersyarat pada Desember 2020, Bierenbaum, seorang pilot berpengalaman, mengatakan dia telah membunuh istrinya dengan mencekiknya, menempatkan tubuhnya di sebuah pesawat kecil, dan kemudian mengeluarkan tubuhnya dari pesawat di atas lautan, menurut transkrip persidangan oleh ABC News.

Jenazah Katz tidak pernah ditemukan. Mantan jaksa distrik Manhattan, New York yang menuntut Bierenbaum tercengang mengetahui pengakuannya.

“Saya seperti, 'Astaga, apakah Anda bercanda?'” kata Dan Bibb, salah satu jaksa yang membawa Bierenbaum ke pengadilan.

“Saya tercengang karena saya selalu berpikir bahwa hari itu tidak akan pernah datang, bahwa dia akan mengakui, bertanggung jawab atas pembunuhan istrinya.”

Bibb menggambarkan mantan ahli bedah plastik itu adalah seorang psikopat.

Bierenbaum bertemu calon istrinya di awal 1980-an, dan membawanya dalam penerbangan di atas Manhattan pada salah satu kencan pertama mereka.

Baca juga: Sadis! Pria Dihantam Botol Kaca di Stasiun Kereta hingga Menderita 12 Jahitan

Namun saudara perempuan Gail, Alayne Katz, mengatakan kepada ABC 2020 bahwa Bierenbaum telah mengendalikan Katz dan melakukan kekerasan sepanjang hubungan mereka.

Alayne Katz mengatakan Bierenbaum pernah mencoba menenggelamkan kucingnya di toilet apartemen Upper East Side mereka.

Setelah dia menghilang pada 7 Juli 1985, Bierenbaum memberi tahu keluarganya bahwa Katz telah kabur setelah bertengkar.

Dia melanjutkan hidupnya, berkencan dengan wanita lain dan menghadiri pesta di Hamptons.

Keluarganya melaporkan kecurigaan mereka kepada polisi, dan Kantor Kejaksaan Distrik Manhattan mengambil kasus tersebut.

Kepala penyelidik DA Detektif Andy Rosenzweig mulai menyelidiki dan mengetahui bahwa Bierenbaum telah membawa pesawat keluar dari bandara New Jersey pada malam istrinya menghilang.

Sejak saat itu, polisi berteori bahwa Katz telah dibuang di suatu tempat di atas Samudra Atlantik.

Tetapi mereka tidak memiliki cukup bukti untuk mengajukan tuntutan pidana, dan ahli bedah plastik tetap menjadi orang bebas.

Dia pindah ke Las Vegas dan kemudian North Dakota, di mana dia menikah dengan seorang ginekolog bernama Janet Challot dan mereka memiliki anak bersama.

Sementara itu di New York City, Detektif Rosenzweig yang hampir pensiun membuka kembali kasus itu. Dia mulai mewawancarai mantan pacar Bierenbaum di seluruh Amerika Serikat.

Ilustrasi

ABC News 2020 melaporkan bahwa satu wawancara tampak sangat mencurigakan.

Para jaksa merasa sudah cukup untuk mendakwa Bierenbaum, dan mendakwanya dengan pembunuhan tingkat dua.

Di persidangan, salah satu rintangan utama yang harus diatasi penuntut adalah meyakinkan juri bahwa Bierenbaum bisa menerbangkan pesawat sambil mendorong tubuh keluar, jadi mereka memfilmkan seseorang yang melakukan hal itu dan menyerahkannya ke pengadilan.

Dia dinyatakan bersalah, dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara seumur hidup.

“Ini pria yang sama persis dengan yang saya kenal 35 tahun lalu,” kata Alayne Katz setelah mendengar pengakuan Bierenbaum.

“Dia tidak berubah ... dia tidak ada sedikit pun penyesalan.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini