Lebih Seabad Tak Terlihat, Burung Hantu Raksasa Ini Akhirnya Menampakkan Diri

Lina Sharfina, Jurnalis · Sabtu 23 Oktober 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 406 2490526 lebih-seabad-tak-terlihat-burung-hantu-raksasa-ini-akhirnya-menampakkan-diri-Tl441SB3ks.JPG Burung hantu elang Shelley muncul di Hutan Atewa, Ghana (Foto: Imperial College London)

SEEKOR burung hantu raksasa yang tidak pernah terlihat di alam liar selama 150 tahun lamanya, akhirnya muncul di hutan hujan Ghana. Hal itu meningkatkan harapan akan kelangsungan hidup spesies ini yang sangat rentan terhadap kepunahan.

Burung hantu elang Shelley terlihat di Hutan Atewa pada 16 Oktober lalu oleh ahli biologi Imperial College, London, Joseph Tobias dan pakar ekologi, Robert Williams.

Terakhir kali burung itu terlihat di Ghana pada tahun 1870-an, tahun yang sama saat pertama kali dideskripsikan sebagai burung hantu nokturnal yang dijuluki 'Cawan Suci' oleh para pengamat burung di Afrika.

Meski banyak dugaan penampakan dalam beberapa dekade terakhir di Afrika Tengah dan Barat dan sejauh Angola dan Liberia, semua itu belum terkonfirmasi.

Lebih sering dilaporkan terdengar daripada terlihat, burung hantu elang Shelley dikatakan membuat suara 'kooouw' khas yang lebih tinggi nadanya daripada suara burung hantu lainnya.

Baca juga: Kena Serangan Jantung, Anjing Ini Mati dalam Pesawat

Satu-satunya foto burung yang diketahui adalah gambar kasar yang diambil dari spesimen penangkaran yang disimpan di balik jeruji di Kebun Binatang Antwerpen, Belgia pada 1975.

Burung Hantu Elang Shelley

(Foto: John Gerrard Keulemans)

Sementara itu, beberapa orang mengklaim bahwa foto 2005 yang diambil di Kongo menunjukkan spesimen yang lebih baru, tetapi gambar tersebut dikatakan terlalu berpiksel untuk memastikannya.

Mengingat kelangkaannya, dengan perkiraan populasi hanya beberapa ribu individu. Burung Hantu Elang Shelley dianggap rentan punah.

Para peneliti burung di Ghana mempelajari dampak biologis dari pembangunan pertanian di Afrika sebagai bagian dari proyek yang didanai Pemerintah Inggris. Proyek itu secara tak disadari telah mengganggu burung itu dari tempat bertenggernya di siang hari.

"Itu sangat besar, pada awalnya kami mengira itu elang," kata Tobias.

"Untungnya teropong itu bertengger di dahan rendah dan ketika kami mengangkat teropong kami, rahang kami jatuh. Tidak ada burung hantu lain di hutan hujan Afrika sebesar itu," tambahnya.

Sementara burung hantu hanya bertengger diam selama 10–15 detik sebelum terbang menjauh, pasangan tersebut berhasil mengambil foto dari mana spesies tersebut dapat dikonfirmasi.

Mereka meyakini bahwa burung itu memang burung hantu Shelley berkat kombinasi yang membedakan antara mata hitam yang khas, paruh kuning, ukuran besar dan pola bergaris.

'Ini adalah penemuan yang sensasional," ucap pakar keanekaragaman hayati, Nathaniel Annorbah dari Universitas Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan Ghana.

'Kami telah mencari burung misterius ini selama bertahun-tahun di dataran rendah barat, jadi menemukannya di sini di hutan puncak pegunungan di Wilayah Timur adalah kejutan besar," paparnya.

Baca juga: Barry, Burung Hantu Ikon Central Park New York Mati Tertabrak Truk

Hutan Atewa, Ghana

(Foto: MailOnline/Mariela Ganeva)

Burung hantu elang Shelley pertama kali dideskripsikan pada tahun 1872 oleh ahli ornitologi Inggris terkenal, Richard Bowdler Sharpe yang juga kurator koleksi burung Natural History Museum di London setelah mendapat spesimen dari pemburu lokal di Ghana.

Kelompok lingkungan termasuk Friends of Atewa telah menyerukan agar hutan itu ditetapkan sebagai taman nasional, untuk memastikan perlindungan burung langka itu.

"Mudah-mudahan, penemuan burung hantu yang langka dan luar biasa ini akan mendorong upaya untuk menyelamatkan salah satu hutan liar terakhir di Ghana," kata pakar ekologi, Robert Williams.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini