Sandiaga Uno: Vaksinasi Covid-19 dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Antara, Jurnalis · Minggu 24 Oktober 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 406 2490565 sandiaga-uno-vaksinasi-covid-19-dan-prokes-kunci-pulihnya-sektor-parekraf-UmIWYQPYDN.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut, vaksinasi Covid-19 dan protokol kesehatan (prokes) merupakan kunci pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

“Saat ini penduduk Indonesia sudah lebih 100 juta orang yang telah melakukan vaksinasi. Didukung dengan adanya peningkatan dalam mobilitas perumahan seperti sekolah dan kantor, juga tempat rekreasi dan penjualan ritel terus meningkat sekalipun di masa PPKM,” ucap Sandiaga menutup World Marketing Forum (WMF) 2021 yang diselenggarakan secara virtual, dalam keterangan persnya, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Kondisi Indonesia saat ini lanjut Sandi, sudah kembali beraktivitas dengan adanya kalibrasi untuk peningkatan kuantitas dan kualitas parekraf.

Baca juga: Hadiri Wisuda Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata, Ini Wejangan Sandiaga Uno

Menurut dia, kendati secara garis besar ekraf mengalami laju penurunan akibat pandemi, estimasi distribusi 16 subsektor yang mayoritas juga mengalami penurunan terdapat pengecualian pada subsektor televisi, radio, aplikasi, dan game developer. Di samping itu, proporsi kontribusi subsektor kuliner, fesyen, dan kriya tidak berubah signifikan.

Ia menegaskan, banyak rangkaian hal yang dapat dilakukan jika dikaitkan dengan momentum pandemi, di antaranya mencanangkan #BeliKreatifLokal yang merupakan gerakan nasional yang mampu menopang roda ekonomi Indonesia serta mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi untuk memonitoring kondisi warga negara Indonesia terkait penekanan penyebaran virus dan mobilitas.

“Kami juga melakukan akselerasi untuk pemulihan lewat optimalisasi momentum ekonomi kreatif dan digital, di mana data konsumsi produk digital di negara ini termasuk tinggi,” katanya.

Menurut catatan statistik kunjungan wisatawan mancanegara 2020 Kemenparekraf, kunjungan wisman ke Indonesia melalui seluruh pintu masuk tahun 2020 berjumlah 4.052.923 kunjungan atau mengalami penurunan sebesar 74,84 persen dibandingkan tahun 2019 yang berjumlah 16.108.600 kunjungan.

Kunjungan wisman pada tiga pintu besar dari 26 pintu masuk utama tahun 2020 dibandingkan bulan Desember 2019, yakni Ngurah Rai mengalami penurunan sebesar 83,02 persen, Soekarno-Hatta mengalami penurunan sebesar 82,01 persen, serta Batam mengalami penurunan sebesar 84,84 persen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini