Pure Beach, Pantai di Arab Saudi yang Halalkan Wanita Berbikini hingga Peluk Pasangan

Lina Sharfina, Jurnalis · Sabtu 23 Oktober 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 408 2490573 pure-beach-pantai-di-arab-saudi-yang-halalkan-wanita-berbikini-hingga-peluk-pasangan-rQTn9j3j3k.JPG Pure Beach, pantai di Arab Saudi yang halalkan wanita berbikini (Foto: YouTube/AFP)

ARAB Saudi melakukan gebrakan tak biasa pada sektor wisata pantainya. Ya, negara yang dikenal dengan paham Wahabisme dengan penerapan syariat Islam kerasnya itu kini justru menghalalkan wanita berbikini ria, menghisap shisha hingga berpelukan dengan pasangan di pantai.

Pure Beach, ialah sebuah pantai yang berada di King Abdullah Economic City, sekitar 125 kilometer atau 80 mil di utara pusat Kota Jeddah.

Saat matahari terbenam, para penari bebas beraksi mengikuti alunan musik Barat di atas panggung yang terang saat para pasangan bukan muhrim berpelukan dengan sangat bebas.

Asma, seorang turis wanita, mengaku menghabiskan waktu bersama kekasihnya di pantai Arab Saudi ibarat mimpi, Pasalnya, negeri kaya minyak itu dikenal sangat konservatif, cenderung kaku dalam menerapkan hukum Islam.

Wanita berusia 32 tahun itu kini tak perlu khawatir untuk berdansa dengan pasangannya di atas hamparan pasir putih di tepi Laut Merah. Ia begitu menikmati dentuman musik dari sound system yang tersedia di pantai.

Baca juga: Arab Saudi Luncurkan Program Pariwisata Tahap Pertama di Riyadh

Pure Beach

(Foto: YouTube/AFP)

Pemandangan ini sangat tidak biasa, mengingat Arab Saudi sangat melarang musik di tempat umum setidaknya hingga tahun 2017. Pengunjung pantai juga lazimnya masih harus terpisah antara pria dan wanita.

Tetapi kini, Asma dan kekasihnya bisa menikmati waktu kebersamaan di Pure Beach dengan masing-masing membayar 300 riyal Arab Saudi atau sekitar Rp1,1 juta.

"Saya senang bahwa saya sekarang bisa datang ke pantai terdekat untuk menikmati waktu saya," ucapnya malansir AFP.

Asma yang mengenakan gaun biru di atas pakaian renangnya berujar; "Ini adalah lambang kesenangan, impian kami untuk datang ke sini dan menghabiskan akhir pekan yang indah," kata Asma tanpa menyebut status kewarganegaraannya.

Sementara, Hadeel Omar, seorang turis asal Mesir mengaku bahagia Arab Saudi membuat gebrakan pariwisata yang luar biasa.

“Saya dibesarkan di sini, dan beberapa tahun yang lalu kami bahkan tidak diizinkan untuk mendengarkan musik, jadi ini seperti surga,” ujar Omar.

Pure Beach

(Foto: AFP/Fayez Nureldine)

Baca juga: Perjalanan dengan Pesawat di Arab Saudi Wajib Sudah Divaksinasi Penuh

Sementara staf di pantai itu mengaku tidak tahu apakah pasangan yang berkunjung ke Pure Beach berstatus menikah atau tidak. Baru 2 tahun lalu pasangan asing yang belum menikah diizinkan berbagi kamar hotel. Namun, dengan alasan privasi ponsel mereka harus disita dan disimpan dalam kantung plastik.

“Saya terkejut dengan kebebasan dan keterbukaan di pantai, sesuatu yang akan dialami di Amerika Serikat,” ucap pengunjung pantai, Mohammed Saleh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini