10.000 Bibit Ikan Nila Dilepas ke Wisata Mangrove Apar Pariaman

Antara, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 406 2491011 10-000-bibit-ikan-nila-dilepas-ke-wisata-mangrove-apar-pariaman-QPvBNC0XAG.JPG 10.000 bibit ikan nila dilepas ke wisata mangrove Desa Apar, Pariaman, Sumbar (Foto: Antara)

SEBANYAK 10.000 bibit ikan nila dilepaskan di kolam objek wisata mangrove, Desa Apar, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), saat pelaksanaan Bulan Bakti Karang Taruna dan Bulan Kesetiakawanan Sosial tingkat Sumbar di kota tersebut.

"Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Apar dengan tujuan promosi wisata agar desa ini lebih dikenal oleh masyarakat luas," kata Ketua Karang Taruna Kota Pariaman, Afdila.

Menurut dia, 10 ribu bibit ikan tersebut berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar sebanyak 5.000 ekor dan sisanya dari Karang Taruna Kota Pariaman.

Ia menambahkan, pengelolaan ikan tersebut diserahkan kepada kelompok sadar wisata Desa Apar yang diharapkan nantinya dapat menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Baca juga: Keren, Desa Wisata Mangrove di Bulukumba Ini Mampu Tangkal Abrasi

Selain melepas ikan, lanjutnya, kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu itu juga dilakukan aksi bersih di kawasan pantai Apar, renovasi delapan rumah tidak layak huni, dan melaksanakan vaksinasi massal di Kota Pariaman.

Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat koordinasi, nilai-nilai kesetiakawanan antaranggota dan pengurus, serta tercipta karakter generasi muda yang berkepribadian terampil, cerdas dan inovatif.

Sementara, Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyambut baik kegiatan tersebut karena membantu pemerintah dalam bidang pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kalau dapat setiap bulan, bakti Karang Taruna dilaksanakan di Pariaman," katanya.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi berujar bahwa pemerintah membuka peluang seluas-luasnya untuk pemuda agar dapat terus berpartisipasi dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Pemuda itu energinya masih banyak dan kuat, sama seperti Wali Kota Pariaman, masih muda," kata Mahyeldi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini