Melihat Mosaik "Mona Lisa", Sang Gadis Gipsi di Museum Zeugma Turki

Senin 25 Oktober 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 408 2491335 melihat-mosaik-mona-lisa-sang-gadis-gipsi-di-museum-zeugma-turki-p3IbOCu1po.JPG Potret gadis gipsi berjuluk "Mona Lisa" Turki di Museum Mosaik Zeugma (Foto: Flickr)

TURKI merupakan salah satu destinasi paling eksotis yang sayang dilewatkan para pelancong mancanegara. Selain banyak tempat indah, kuliner di negara itu juga terkenal lezat. Di sana juga terdapat berbagai museum mosaik yang menampilkan kepingan-kepingan sejarah dari era masa lampau.

Beberapa museum mosaik terbesar di Turki bisa ditemukan di bagian tenggara negara yang dipimpin Recep Tayip Erdogan ini. Salah satunya ialah Museum Mosaik Zeugma, Gaziantep. Berikut ulasannya sebagaimana dilansir dari Antara.

Museum Mosaik Zeugma, Gaziantep

Ketika memasuki Kota Gaziantep, Anda bakal disambut gambar 'Gadis Gipsi' yang seolah ada di mana-mana. Selain pistachio-nya yang khas, kota ini juga memiliki simbol si 'Gadis Gipsi', yang kepingan mosaiknya sangat fenomenal dan bisa ditemukan di Museum Mosaik Zeugma.

Dianggap sebagai salah satu institusi terbesar dan terpenting di dunia dari jenisnya, Museum Mosaik Zeugma tersebar di area seluas 20 ribu meter persegi.

Baca juga: Bagaimana Cara Antalya Turki Bisa Menarik Jutaan Turis Asing di Tengah Pandemi?

Koleksi di Museum Mosaik Zeugma

(Foto: Instagram/@zeugmamosaicmuseum)

Museum itu menampung banyak pameran susunan kepingan mosaik yang luar biasa, namun, si 'Gadis Gipsi' dengan matanya yang menawan, rambut acak-acakan, dan ekspresi pedih, adalah yang paling terkenal.

Ia terkadang disebut sebagai 'Mona Lisa Turki' atau 'Mona Lisa Zeugma'. Karya ini juga dikenal sebagai Mosaic of Maenad.

Museum Mosaik Zeugma menampilkan susunan kepingan mosaik di era kuno - budaya pra-Hellenistik dan kekaisaran Yunani dan Romawi. Adapun mosaik yang ditampilan berusia sekitar 2.000 tahun lamanya.

Kota kuno Zeugma didirikan oleh Seleukos Nikator, seorang Alexander Agung pada abad ke-3 SM. Terletak di dekat sungai Efrat, Zeugma berkembang di bawah pemerintahan Yunani dan kemudian Romawi sebelum dihancurkan pada abad ke-3 selama invasi.

Mosaik-mosaik ini terkubur di bawah reruntuhan dan air. Namun, mereka tetap mempertahankan kemegahan mereka.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Bersejarah di Turki, Peninggalan Romawi hingga Kekhalifahan Islam Terakhir

Museum Zeugma, Turki

(Foto: Instagram/@zeugmamosaicmuseum)

Berjalan melalui museum adalah pengalaman yang menarik. Karya seni era Romawi ini pernah mempercantik interior banyak vila dan istana Romawi yang megah di Zeugma.

Sejarawan berpendapat bahwa mosaik ditugaskan sesuai dengan selera individu pemilik rumah yang kaya serta bangsawan/politisi.

Kerumitan dari pembuatan tiap mosaik pun mengarah pada status sosial, di mana semakin detail, maka semakin harganya pun mahal dan hanya dimiliki oleh mereka yang berkuasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini