Mengenal Poppo dan Parakang, Siluman Paling Ditakuti di Sulawesi Selatan

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Selasa 26 Oktober 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 406 2491921 mengenal-poppo-dan-parakang-siluman-paling-ditakuti-di-sulawesi-selatan-gWSwsYPUoI.JPG Ilustrasi (Foto: YouTube/@HasbiTubeHD)

SULAWESI Selatan tidak hanya memiliki sederet keunikan budaya dan kuliner khasnya yang lezat, namun daerah berjuluk Tanah Daeng ini rupanya menyimpan cerita mistis makhluk tak kasat mata.

Ya, di sana terdapat hantu paling menyeramkan yang ceritanya telah melegenda sejak dulu. Ia adalah poppo dan parakang, hantu terbang yang paling populer di Tanah Bugis.

Kedua sosok itu pernah dianggap sebagai satu makhluk yang sama, namun ternyata memiliki sifat dan ciri yang berbeda.

Lantas apa perbedaan antara poppo dan parakang? Berikut ulasannya sebagaimana dirangkum Okezone dari berbagai sumber.

Poppo menurut kepercayaan orang Bugis ialah sejenis siluman perempuan yang bisa terbang. Dikenal juga sebagai wujud manusia, namun poppo tidak berubah pada saat beraksi.

Ia beraksi dengan meninggalkan organ dalam tubuhnya di pamakkang (plafon rumah) lalu keluar dari timpa laja (bahasa Bugis) atau timba sila (bahasa Makassar).

Ilmu mistis semacam ini kerap dimanfaatkan oleh orang-orang terdahulu agar kuat dalam bekerja, namun matanya akan terlihat selalu merah dan suka meludah.

Baca juga: Kisah Hantu Tanpa Kepala Gentayangan di Rumah Mewah Istri Raja yang Tewas Dipenggal

Poppo akan beraksi pada malam hari dan ketika ia sedang tak ingin makan manusia, maka ia akan mengincar buah-buahan yang sudah matang seperti pisang maupun mangga.

Ilustrasi Parakang

(Ilustrasi, Foto: YouTube/@Lintau Channe l86)

Terdapat dua jenis poppo paling tenar di Sulawesi Selatan yaitu poppo sallang yang agresif dan hobi melahap orang sekarat atau sakit keras. Sedangkan yang kedua, poppo mandala yang hanya suka memakan buah-buahan maupun darah hewan ternak.

Parakang

Selain poppo, masyarakat Sulawesi Selatan juga sangat familiar dengan parakang. Makhluk ini dikenal berwujud manusia, sama seperti poppo. Namun, parakang menjelma jadi siluman yang tersesat sebagai tumbal ilmu pesugihan. Ilmu hitam itu lantas mengubahnya menjadi makhluk menyeramkan.

Baca juga: Cerita Karyawan Kantor Diganggu Hantu di Siang Bolong Bikin Merinding

Meski sepintas parakang berwujud manusia normal, namun saat naluri pembunuhnya muncul, maka ia akan mengisap dan memakan rektum manusia sampai korbannya mati.

Keinginan "memakan" manusia itu harus ia tunaikan meski dalam keadaan terpaksa. Konon parakang yang enggan menuntaskan hajat itu, maka ia akan tertidur dan bermimpi buruk hingga ketika sadar ia akan mendapati mulutnya telah bersimbah darah.

Saat beraksi, parakang bisa berubah-ubah wujud menjadi hewan, tanaman atau benda-benda lain yang tentunya berwujud aneh.

Misalnya jika ia berubah jadi anjing, maka anjing itu tidak memiliki ekor dan matanya merah. Jika ia berubah jadi pohon pisang maka daunnya hanya tiga lembar yang tidak lain adalah kepala, dan kedua tangannya.

Ada sebuah mitos, jika kita menemukan parakang yang menyamar menjadi pohon pisang, maka pukullah batangnya satu hingga tiga kali.

Baca juga: Ngeri, Ini 4 Wisata Kota Hantu Bikin Bulu Kuduk Berdiri

Jika satu kali terkena pukul dipercaya akan membunuhnya, namun untuk tiga kali pukulan hanya akan membuatnya cacat.

Ilmu parakang bisa diperoleh melalui dua cara yakni diwariskan secara turun temurun atau disesatkan oleh guru. Ilmu hitam semacam ini diyakini sebagai karma akibat kesalahan atau pelanggaran leluhur terkait ilmu hitam yang pernah dipelajarinya di masa lampau.

Benar atau tidaknya, sebagai umat beragama yang meyakini keberadaan Tuhan, sejatinya kita hanya takut kepada Sang Pencipta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini