Aneh! Biasanya Jadi Alat Penolong, Gadis Ini Tewas Tenggelam karena Pelampung

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 406 2492157 aneh-biasanya-jadi-alat-penolong-gadis-ini-tewas-tenggelam-karena-pelampung-K3QcyLjSFG.JPG Gadis korban tenggelam setelah terjebak dalam kapal yang terbalik (Foto: NY Post)

SEORANG gadis remaja tenggelam setelah terjebak dalam kapal terbalik dengan jaket pelampung otomatisnya. Pelampung otomatis itu justru membawa petaka karena menyebabkannya tak bisa menyelamatkan diri.

Ini adalah kejadian langka di mana jaket pelampung tidak dapat menyelamatkan hidup seseorang.

Insiden aneh itu terjadi pada 25 Mei 2020 silam, namun cara kematiannya baru terungkap dalam laporan kecelakaan yang dirilis pada Kamis pekan lalu.

"Tanpa diragukan lagi, pemakaian alat pelampung pribadi, seperti jaket pelampung dapat menyelamatkan nyawa," bunyi pernyataan dalam penyelidikan dari Cabang Investigasi Kecelakaan Laut.

“Namun, ada kalanya mengenakan jaket pelampung yang menggembung secara otomatis bisa berbahaya, seperti saat berada di ruang tertutup, seperti kabin dan area akomodasi,” tambahnya.

Melansir dari NY Post, Gillian Davey (17), tengah dalam perjalanan pesiar bersama keluarganya di lepas pantai Cornish ketika kapal pontoon mereka, Norma G, terbalik oleh gelombang besar di dekat gundukan pasir Doom Bar yang terkenal berbahaya.

Baca juga: 11 Wisatawan Pantai Batu Gong Tenggelam, Satu Meninggal Dunia

Infografis Kebiasaan Buruk Traveling

Setelah menyadari kesulitan mereka, Gillian dan ibunya Carolina, mengenakan perangkat pelampung pribadi mereka yang mengembang secara otomatis ketika kabin mulai terisi air.

Kemudian Carolina melepas rompi pelampungnya dan berenang keluar dari jendela kabin ke tempat yang aman, sedangkan putrinya tetap memakainya dan akibatnya terperangkap di kamar yang terendam air.

Sementara itu, ayah Gillian, Stefan Davey yang mengemudikan kapal dan putranya, terlempar ke laut saat ombak menerjang.

Baca juga: Kota Ini Dulu Pernah Tenggelam, tapi Muncul Lagi ke Permukaan

Mereka kemudian diselamatkan oleh kapal patroli pelabuhan yang kebetulan lewat bersama ibunda korban.

Stefan berusaha meraih dan menyelamatkan putrinya beberapa kali, tetapi tidak dapat melakukannya karena kuatnya ombak. Belum lagi kapal telah terbalik menyulitkan proses evakuasi.

Sebuah sekoci akhirnya tiba dan berhasil mengangkat kapal yang terbalik keluar dari air sehingga Stefan bisa membuka pintu dan menarik putrinya keluar. Namun, pada saat itu, Gillian tidak sadarkan diri dan sudah tidak bernapas.

Remaja itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Royal Cornwall, di mana dia dinyatakan meninggal dunia di sana. Pihak berwenang telah mengaitkan insiden tragis itu dengan pengalaman berperahu terbatas sang ayah.

Baca juga: Bak Pahlawan, Gadis Remaja Selamatkan Balita Tenggelam di Kolam Renang Hotel

“Kecelakaan yang menyedihkan ini menyoroti perlunya pengguna kapal rekreasi untuk mendapatkan pelatihan yang tepat dan melengkapi diri mereka dengan alat navigasi yang diperlukan agar tetap aman,” ucap Kepala Inspektur Kecelakaan Kelautan MAIB, Kapten Andrew Moll.

“Kondisi di laut dapat berubah dengan cepat, pemilik kapal harus memeriksa ramalan cuaca sebelum berangkat dan mengetahui batasan kapal mereka,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini