Selami Bawah Laut Sauwandarek, Sandiaga: Tak Lengkap Jadi Diver Kalau Belum ke Raja Ampat

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 406 2492991 selami-bawah-laut-sauwandarek-sandiaga-tak-lengkap-jadi-diver-kalau-belum-ke-raja-ampat-ra3JsdPKGy.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

BAGI para penggemar olahraga selam (diving), mungkin tidak asing dengan Sauwandarek. Sauwandarek digadang-gadang menjadi salah satu destinasi wisata bawah laut terbaik di dunia.

Sauwandarek menawarkan pesona surga di bawah laut yang luar biasa indah. Hamparan air laut yang sebening kristal dengan gradasi warna tosca dan biru tua.

Keindahannya berhasil menarik hati Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. Ia pun menjajal spot wisata yang berada di Raja Ampat, Papua Barat itu.

Dalam kunjungannya, Sandiaga turut didampingi Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Henky Manurung; Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati; Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Yusdi Lamtego.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu memutuskan menyelam atau diving hingga kedalaman 12 meter. Di sana ia menemukan berbagai jenis biota laut seperti penyu, hiu, ikan nemo (clown fish), serta terumbu karang yang sangat cantik dengan berbagai warna.

Baca juga: Tak Pernah Bosan Menikmati Raja Ampat

Sandiaga Uno

(Foto: Instagram/@sandiuno)

Hal itulah yang membuat menteri yang juga pengusaha itu terpukau dengan keindahan bawah laut Sauwandarek, Raja Ampat.

Raja Ampat kata Sandi, ialah episentrum atau pusat di mana para wisatawan harus merasakan kenangan dan pengalaman menyelam di dalamnya.

“Karena saya sendiri melihat untuk kesekian kalinya Raja Ampat ini memang betul-betul sekeping surga yang ada di muka bumi dan rasanya sebagai orang Indonesia kalau berwisata #DiIndonesiaAja haruslah pergi ke Raja Ampat,” terangnya.

“Sementara untuk divers di seluruh dunia, saya mengirimkan pesan bahwa belum komplit menjadi divers kalau belum mengunjungi Raja Ampat,” kata Sandi.

Untuk rute dan aksesibilitasnya, Sauwandarek sendiri bisa diakses menggunakan perahu motor atau speed boat dari Pelabuhan Waisai yang merupakan pusat pemerintahan di Kabupaten Raja Ampat, dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam.

Namun, sebelumnya wisatawan dapat menyeberang terlebih dahulu dari Pelabuhan Sorong menuju Waisai, dengan perkiraan waktu tempuh selama dua jam.

Sandi menyebut, potensi wisata bahari di Kabupaten Raja Ampat amat besar. Oleh karenanya, usai menyelam ia menyempatkan diri berdialog dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Raja Ampat untuk membahas kendala atau hambatan apa saja yang sedang dihadapi, agar bisa dicari solusi terbaik bersama. Sehingga pariwisata dan ekonomi kreatif di Raja Ampat bisa bangkit kembali.

Bawah Laut Raja Ampat

(Foto: Instagram/@sandiuno)

Ada tiga catatan yang menjadi perhatian Sandiaga Uno. Pertama, peningkatan kapasitas SDM, khususnya bagi pramuwisata. Kedua, usulan Kabupaten Raja Ampat menjadi salah satu destinasi live on board untuk karantina wisatawan.

Baca juga: Kali Biru Raja Ampat Begitu Memesona, Baru Dibuka Sudah Diserbu Wisatawan

Ketiga, menyiapkan Raja Ampat sebagai lokasi side event di G20 tahun 2022 yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan.

“Kami akan hadir untuk membantu dan kami akan memastikan no one left behind. Karena kita tahu potensi wisata baharinya terutama untuk diving adalah yang terbaik di dunia dan kita harapkan ini bisa kita kembangkan agar ekonomi segera bergerak kembali, dan lapangan kerja terbuka seluas-luasnya, karena sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Raja Ampat sudah satu setengah tahun mengalami kontraksi yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, kita akan bangkitkan kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sandiaga Uno ke Raja Ampat.

Tentunya hal itu kata dia, dapat memberi semangat baru terutama bagi pelaku usaha yang ada di Raja Ampat.

“Keyakinan kami bahwa motivasi kehadiran Menparekraf akan memberikan jalan keluar dan solusi yang terbaik untuk menjawab satu setengah tahun kevakuman pariwisata yang ada di Raja Ampat,” ucap Abdul Faris.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini