Ditegur Tak Digubris, Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Jalur Wisata Pelabuhan Ratu

Antara, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 406 2493008 ditegur-tak-digubris-satpol-pp-bongkar-bangunan-liar-di-jalur-wisata-pelabuhan-ratu-LlOvn3YuIl.JPG Satpol PP bongkar bangunan liar di sepanjang jalur wisata Pantai Pelabuhan Ratu (Foto: Antara)

PETUGAS gabungan dari berbagai unsur melakukan pembongkaran secara paksa terhadap sejumlah bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalur menuju objek wisata Pantai Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Tindakan tegas berupa pembongkaran sejumlah bangunan liar ini, karena pemiliknya tidak mengindahkan teguran berupa surat peringatan yang dilayangkan sebanyak tiga kali untuk membongkar sendiri bangunan ilegal tersebut," kata Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi, Dodi Rukmanto.

Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri serta unsur pemerintahan lainnya langsung melakukan pembongkaran terhadap bangunan liar di sepanjang jalur menuju objek wisata Palabuhan Ratu tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Palabuhan Ratu.

Oknum pemilik bangunan liar itu seolah menantang petugas karena nekat mendirikan bangunan semipermanen seperti warung, tempat beristirahat maupun bale-bale yang jaraknya berdekatan dengan kantor/markas lembaga penegak hukum, seperti di depan gedung Pengadilan Agama hingga markas Satpol PP Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Hendak Berwisata ke Pantai Palabuhanratu, 10.370 Kendaraan Diputar Balik

Menurut Dodi, sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya sudah memberikan teguran secara tertulis dan lisan kepada pemilik bangunan ilegal itu untuk segera membongkar hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Mulai dilayangkannya surat teguran pertama hingga ketiga, pemiliknya sama sekali tidak mempedulikan dan kooperatif. Sehingga, setelah batas waktu bangunan liar itu masih tetap tidak dibongkar.

Sehingga pihaknya yang bekerjasama dengan TNI, Polri dan unsur pemerintahan lainnya antisipasi adanya penolakan langsung melakukan pembongkaran dan tidak memberikan toleransi kepada pemilik bangunan.

"Dalam melakukan pembongkaran tersebut tentunya kami tidak semena-mena dan tetap menjaga harta benda yang berada di dalam bangunan itu tidak rusak. Selama pembongkaran ini, kami pun meminta pemiliknya untuk membantu dan menyaksikannya," tutur Dodi.

Ia menambahkan, dasar pembongkaran sesuai peraturan daerah setempat, karena bangunan ilegal itu berada di atas tanah milik pemerintah, tanpa izin, menyebabkan kekumuhan serta antisipasi adanya oknum lainnya yang ikut mendirikan bangunan secara ilegal.

Tak hanya di Jalan Jenderal Sudirman, penertiban pun dilakukan di beberapa titik sekitar objek wisata yang masuk dalam kawasan Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu seperti pembongkaran lapak pedagang yang berada di atas trotoar Pasar Palabuhan Ratu khususnya yang di depan yang di trotoar.

Selanjutnya, di sekitar muara tepatnya di Desa Citepus, pembongkaran bangunan liar selain melanggar aturan, juga mengganggu arus lalu lintas, parahnya banyak digunakan pengendara untuk memarkirkan kendaraannya baik sepeda motor maupun mobil sehingga akibatnya rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dalam menegakkan peraturan ini, petugas menanamkan edukasi agar tidak memanfaatkan lahan atau tanah milik Pemkab Sukabumi yang bukan peruntukannya demi meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pendirian bangunan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini