PPKM Turun Level, Ini 14 Destinasi Wisata di Sleman yang Kembali Dibuka

Antara, Jurnalis · Jum'at 29 Oktober 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 406 2493371 ppkm-turun-level-ini-14-destinasi-wisata-di-sleman-yang-kembali-dibuka-eh4OpXck97.jpg Candi Ratu Boko di Sleman, DIY (Antara/Hendra)

KABAR gembira buat wisatawan. Sebanyak 14 destinasi wisata di Sleman kembali dibuka, menyusul PPKM di kabupaten dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu sudah turun Level ke 2 sejak 21 Oktober 2021. Pengunjung wajib punya aplikasi PeduliLindungi.

 Baca juga: Yuk ke Candi Ratu Boko, Hari Ini Dibuka Terbatas Lho!

"Ada 14 destinasi wisata di Sleman yang telah dibuka seiring dengan berlakunya PPKM level 2 di Sleman. Seluruh destinasi wisata tersebut tersedia fasilitas QR-Code aplikasi PeduliLindungi," kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono di Sleman, Kamis (28/10/2021).

Menurut dia, 14 destinasi wisata yang dibuka berdasarkan Instruksi Bupati Sleman Nomor 33/INSTR/2021 tentang PPKM Level 2 COVID-19 adalah Tebing Breksi dan Kraton Ratu Boko dan Candi Banyunibo di Kecamatan Prambanan.

 

"Kemudian Merapi Park World Landmark, Taman Kaliurang, Museum Ullen Sentalu dan Museum Gunung Api Merapi di Kecamatan Pakem," katanya.

Baca juga:  Kantongi Sertifikat CHSE, Wisata Tebing Breksi di Sleman Siap Uji Coba Pembukaan

Selain itu, destinasi lain yang sudah buka yakni Studio Alam Gamplong, Monumen Jogja Kembali, Agrowisata Bhumi Merapi, Jogja Bay Waterpark dan Kali Kuning Park.

"Sementara destinasi desa wisata yang sudah buka yakni Desa Wisata Grogol dan Desa Wisata Karang Tanjung," katanya.

Ia mengatakan, destinasi wisata yang sudah buka tersebut telah tersedia fasilitas QR-Code dari aplikasi PeduliLindungi.

"Berdasarkan SE Kadispar DIY No 188/05836 tentang Pembukaan Destinasi Wisata di DIY, destinasi wisata baik yang telah memiliki sertifikat CHSE maupun belum, diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 25 persen," katanya.

 Ilustrasi

Suparmono mengatakan, destinasi wisata yang belum memiliki sertifikat CHSE, dapat melakukan uji coba operasional dengan menerapkan sistem reservasi melalui aplikasi VisitingJogja yang telah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, ikuti vaksinasi COVID-19. Termasuk saat berkunjung ke destinasi wisata," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini