Share

PPKM Turun Level 1, Kepri Kembali Hidupkan Event Pariwisata demi Gaet Pelancong

Antara, Jurnalis · Minggu 31 Oktober 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 406 2494316 ppkm-turun-level-1-kepri-kembali-hidupkan-event-pariwisata-demi-gaet-pelancong-IAD5hpaCE4.JPG Kawasan wisata Lagoi paling ikonik di Kepulauan Riau (Foto: Instagram/@indahsavira_29)

KEPULAUAN Riau (Kepri) menyambut pembukaan kembali pariwisata dengan menggelar Kepri Vacation Expo (KVE) yang digelar 30 Oktober hingga 7 November 2021.

Acara ini sekaligus bentuk rasa syukur provinsi itu yang berhasil menekan penyebaran Covid-19 hingga PPKM turun menjadi level 1.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu bangkitkan gairah para pelancong yang hendak berlibur ke seluruh wilayah di Kepri.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar mengungkapkan, kegiatan ini menjadi pendorong kembali sektor parekraf di wilayahnya.

"Berbagai pelaku industri pariwisata di Kepri mengisi tenant-tenant dengan berbagai produk wisata," katanya, Sabtu, 30 Oktober 2021.

Baca juga: Kepri Terima Turis Asing Lagi, Lagoi Jadi Proyek Percontohan

Infografis Kuliner Khas Batam

Untuk menggaet wisatawan turut digelar bazaar kuliner 54 UMKM, additional event hingga live music. Expo pariwisata menghadirkan 20 stan expo yang terdiri dari Dinas Pariwisata Kepri, Dinas Pariwisata Bintan dan Dinas Pariwisata Lingga, SMK Pariwisata Adimulya, PHRI, Asita dan pihak terkait lainnya.

Sementara itu, penanggung jawab, Dedi Sutama menyebut, kegiatan ini memang diperuntukkan kolaborasi dengan berbagai insan pariwisata di Kepri. Menurutnya, kelesuan pariwisata tidak boleh berlama-lama dibiarkan.

Berbagai acara yang bertujuan menggaet wisatawan jelang liburan terus dilakukan, termasuk upaya pengadaan berbagai paket wisata

"Event seperti ini sudah harus mulai kita gaungkan untuk hidupkan pariwisata lagi. Jangan terlalu lama kita lesu dengan keadaan. Walaupun PPKM sudah turun level satu. Kita juga harus jaga ketat protokol kesehatan untuk menjaga level PPKM tetap seperti ini dan pariwisata Kepri bisa berjalan seperti semula." terang Dedi.

Senada, Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyono berujar bahwa sektor pariwisata merupakan sumber pendapatan daerah terbesar setelah sawit. Banyak potensi pariwisata Kepri kata dia, yang harus dibenahi setelah dihantam pandemi Covid-19.

"Bukan hanya gubernur, tapi harus semuanya mulai dari pemerintah hingga stakeholder berupaya menarik minat wisatawan luar daerah untuk datang ke Kepulauan Riau," kata Hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini