10 Hektar Lahan di Pulau Rinca Diperkirakan Terbakar, Komodo Dalam Kondisi Aman

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Kamis 04 November 2021 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 406 2496466 10-hektar-lahan-di-pulau-rinca-diperkirakan-terbakar-komodo-dalam-kondisi-aman-D85fMDfSjj.jpg Kebakaran di Pulau Rinca, NTT. (dok. Twitter @KawanBaikKomodo)

Pulau Rinca, yang masuk kawasan Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar pada Selasa (2/11), pukul 15.00 Wita.

Kebakaran itu terjadi di bagian ujung utara dan barat di Pulau Rinca.

"Perkiraan sementara itu 10 hektare, letaknya di bagian atas," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNK Dwi Putro Sugiarto dilansir dari Antara pada Kamis (4/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali dilaporkan oleh Kepala Resort Gill Lawa Rijal Mewar pada pukul 15.25 Wita kepada Kepala BTNK.

Awalnya, tim patroli Resort Gili Lawa yang dikoordinir oleh Rijal melihat adanya kepulan asap di bagian barat Pulau Rinca dan bergegas menuju lokasi untuk melakukan investigasi pada pukul 16.05 Wita.

 Komodo

Baca Juga:

Yuk Intip Kamar Rahasia di Pesawat, Tempat Pilot dan Pramugari Bobok Cantik

Pecah Rekor, Pilot Ini Terbangkan Pesawat Listrik Terlama di Dunia Melintasi Selat

Berdasarkan hasil penelusuran tim pertama yang turun ke lokasi kebakaran, mereka tidak menemukan tanda-tanda atau aktivitas manusia di sana.

Kondisi di lokasi kering, terjal dan hampir tidak ada pohon di sana. Tim mengatakan belum menemukan adanya tanda-tanda kebakaran yang disebabkan oleh manusia.

Penyebab kemunculan api juga masih dalam penyelidikan, namun mereka menduga disebabkan karena cuaca yang sangat kering dan panas.

Dwi menyampaikan, Rijal bersama anggota kelompok 1 berusaha memadamkan api di bagian utara Loh Serai selama kurang lebih enam jam pemadaman.

Akhirnya api di bagian utara berhasil padam sepenuhnya pada pukul 00.15 Wita. Sebagian anggota kelompok 1 melanjutkan upaya pemadaman kebakaran ke arah timur Loh Serai sekaligus memantau perkembangan titik api di bagian utara pada pukul 02.20 Wita.

Kemudian kelompok 1 bergerak menuju arah timur Loh Serai untuk menyokong kelompok 2 yang sedang bekerja keras memadamkan titik api pada wilayah tersebut sebelumnya.

Selanjutnya kelompok 2 sempat mengalami keterbatasan logistik dan kembali turun ke wilayah pesisir untuk mengisi ulang amunisi dan persediaan. Namun kelompok 2 akhirnya berhasil memadamkan beberapa titik api di bagian timur sekitar pukul 05.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Rijal, kebakaran sabana di Loh Serai hampir sepenuhnya berhasil dipadamkan pada pukul 07.15 Wita.

Pulau Rinca terbakar

Pemadaman dilakukan menggunakan dedaunan karena keterbatasan dalam membawa alat berat untuk menjangkau titik api.

Dwi menegaskan, tugas terpenting para Jagawana (penjaga) BTNK adalah memastikan agar kebakaran tidak mencapai ekosistem hutan gugur terbuka, karena memerlukan waktu regenerasi hutan yang lebih lama dan berdampak besar pada keberlangsungan hidup satwa liar.

Selain itu, Dwi memaparkan, tidak ada komodo yang berada di sekitar lokasi saat kebakaran terjadi.

"Komodo aman," terang Dwi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini