Share

Kurangi Limbah, Maskapai Ini Hentikan Pemakaian Gelas Plastik di Pesawat

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Jum'at 05 November 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 406 2496628 kurangi-limbah-maskapai-ini-hentikan-pemakaian-gelas-plastik-di-pesawat-4g7kUum75q.jpg Ilustrasi (Freepik)

MASKAPAI Alaska Airlines menghentikan pemakaian botol dan gelas plastik sekali pakai untuk layanan air minum di pesawat mulai Kamis, 4 November 2021, sebagai upaya mengurangi limbah dalam penerbangan.

Baca juga: Ada Percikan Api, Pesawat Alaska Airlines Lakukan Pendaratan Darurat

Alaska Airlines akan menggantinya dengan Boxed Water Is Better, merek yang menggunakan 92 persen karton nabati. Namun, maskapai ini tetap menggunakan gelas plastik untuk menyajikan minuman lain, seperti soda dan alkohol.

Pada 2019, maskapai terbesar kelima Amerika Serikat itu mulai mencari barang sekali pakai yang memiliki dampak lingkungan terbesar.

“Pada umumnya, botol air plastik adalah penyumbang limbah terbesar, dan meskipun sebagian besar dari mereka didaur ulang, banyak dari mereka akhirnya berakhir di tempat pembuangan sampah atau di laut,” kata Todd Traynor-Corey, Direktur Pelaksana Produk Tamu Maskapai seperti dilansir dari The Washington Post, Kamis (14/11/2021).

Baca juga: Wow! Ada Kelas Olahraga di Pesawat, Penumpang Bisa Nge-Gym dalam Penerbangan

Traynor-Corey mengatakan perubahan itu akan menghilangkan sekitar 22 juta gelas plastik dan 32 juta botol plastik, atau sekitar 1,8 juta pon plastik sekali pakai, dari penerbangan hingga 2022.

Sampah plastik adalah masalah monumental di luar industri penerbangan. Badan Perlindungan Lingkungan melaporkan bahwa wadah dan kemasan plastik, seperti botol dan tas sekali pakai, menyumbang lebih dari 14,5 juta ton sampah kota pada tahun 2018.

Langkah Alaska Airlines datang setelah inisiatif lainnya dari perusahaan, seperti meminta penumpang memesan makanan segar sebelum penerbangan untuk mengurangi limbah.

Ilustrasi

“Kami adalah maskapai pertama yang menghilangkan sedotan plastik dan tidak menggunakan sedotan. Ini dapat memengaruhi industri untuk bergerak ke arah yang lebih baik,” kata Traynor-Corey. “Dan kami berharap maskapai lain akan mengikuti jejak kami.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini