Komodo Terancam Punah, Kebun Binatang Surabaya Kembangbiakkan 'Kadal Raksasa'

Agregasi VOA, Jurnalis · Kamis 04 November 2021 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 406 2496770 komodo-terancam-punah-kebun-binatang-surabaya-kembangbiakkan-kadal-raksasa-MF97hg2VNO.jpg Komodo (Reuters)

KEBUN Binatang Surabaya di Surabaya, Jawa Timur, membiakkan komodo sebagai upaya untuk menyelamatkan kadal raksasa itu dari kepunahan. Perubahan iklim yang terjadi dapat menjadi bahaya baru bagi satwa endemik Indonesia itu.

Hewan dengan lidah bercabang itu, terlihat merayap di sekitar kandang kebun binatang di Surabaya. Beberapa memperebutkan betina, sementara yang lain mencari mangsa di kolam.

Baca juga: 10 Hektar Lahan di Pulau Rinca Diperkirakan Terbakar, Komodo Dalam Kondisi Aman

Komodo hanya ditemukan di pulau terpencil Komodo dan beberapa pulau tetangga di Indonesia bagian timur.

Pada September, Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam memasukkan mereka ke dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah, dengan alasan meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh dampak perubahan iklim.

Lembaga tersebut memperingatkan bahwa meningkatnya suhu global dan permukaan laut diperkirakan akan mengurangi habitat yang cocok bagi komodo setidaknya 30 persen dalam 45 tahun ke depan.

Baca juga: Kebun Binatang Surabaya Siap Uji Coba Buka, Simak Syarat Masuknya!

Seorang karyawan kebun binatang berharap bahwa upaya mereka untuk menyelamatkan Komodo akan menarik perhatian para pemimpin dunia yang berkumpul di Glasgow untuk mengambil langkah-langkah nyata dalam memerangi perubahan iklim.

Sejak program tersebut diluncurkan, kebun binatang Surabaya telah meningkatkan populasi komodo menjadi 108 dewasa dan 35 anak-anak dengan 40 telur yang diinkubasi.

Penjaga kebun binatang yang bernama Rukin mengatakan suhu dan kelembaban harus tepat untuk mendapatkan perkawinan komodo yang optimal.

Ilustrasi

Diharapkan komodo yang diternakkan di penangkaran bisa dikembalikan ke alam bebas, katanya.

Rukin berharap proyek ini akan memastikan bahwa generasi mendatang masih dapat melihat komodo dalam kehidupan nyata, tidak hanya dalam gambar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini