Share

Jangan Sampai Kelaparan Tengah Malam, Ini Lho Alasan Dapur Rumah Bali Dibangun Terpisah

Denisa Aisyah, Jurnalis · Jum'at 05 November 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 05 406 2497005 jangan-sampai-kelaparan-tengah-malam-ini-lho-alasan-dapur-rumah-bali-dibangun-terpisah-3s3PMDh51L.JPG Ilustrasi Rumah Bali (Foto: Instagram/@rumahbalidesain)

BAGI masyarakat Hindu Bali, segala sesuatu memiliki makna filosofi tersendiri, termasuk dalam hal membangun rumah. Lazimnya, orang Bali saat membangun rumah, dapurlah yang pertama kali dibangun.

Bangunan dapur sendiri dibuat terpisah dari bagian rumah lainnya seperti kamar ataupun ruangan lain yang saling menyatu dalam satu atap.

Akun Instagram @denpasar.viral memposting video yang menunjukkan fakta ini, di mana dapur dibuat terpisah dengan bangunan utama rumah.

Video itu direkam saat hujan deras di malam hari di mana diduga si perekam video sedang lapar dan hendak makan ke dapur. Namun, karena kondisi hujan cukup deras ia mengurungkan niatnya menyeberang ke ruangan dapur yang berada di seberang rumah.

Baca juga: 5 Pantai Eksotis di Bali, Cocok untuk Liburan Bareng Orang Tersayang

Viral Dapur Rumah Bali

"Lapar di malam hari tapi dapur sama kamar 'LDR' (long distance relationship). Yaudah deh diet mendadak," tulis keterangan video.

Akun Instagram @denpasar.viral lantas memancing warganet untuk menemukan jawaban mengapa dapur di rumah Bali dibangun terpisah dari ruangan lainnya.

“HAYO! Kenapa kebanyakan kalau rumah di Bali, posisi kamar dan dapur terbuat pisah? Ada yang bisa menjelaskan semeton?

Apa dapur di rumah kalian juga sama seperti itu?" tanya @denpasar.viral.

Pertanyaan ini kemudian memantik beragam tanggapan dari netizen. Kebanyakan mereka berpendapat hal itu dikarenakan dapur dibuat untuk menetralisir hawa negatif bagi orang yang habis bepergian ke luar rumah. Jadi, pemilik rumah atau tamu yang hendak memasuki rumah terlebih dahulu harus mampir dulu ke dapur untuk menetralisir hawa negatif tersebut.

“Konsep Asta kosala kosali, penataan lahan bagi rumah atau tempat tinggal dan bangunan suci. Dapur di rumah Bali umunya berada di sebelah selatan karena berhubungan dengan api itu mengikuti konsep 9 mata angin kalo di bali disebutnya Nawa Sanga. Trus tempat ibadah/Mrajan adanya di sebelah timur (arah mata hari terbit ) yg berdekatan dengan sumur biasanya sebagai sumber mata air umunya letak sumur di utara," terang pemilik akun @gusadepar****a06.

Baca juga: Broken Beach, Pantai "Rusak" di Nusa Penida tapi Pesonanya bak Serpihan Surga

“Konsep asta kosala-kosali. Utara-selatan, timur-barat. Ibarat air di utara (atas), api diselatan (bawah), kemudian awal di timur-akhir di barat. Makanya sumur di utara- dapur di selatan, lalu Tempat berdoa di timur- pintu keluar di barat. Begitu kurang lebih,” timpal @k****ini.

“Supaya jika dapur kebakaran, auto rumah jauh lebih bisa tidak ikut terbakar,” seloroh @i.b.r***.z.a.l

“Menetralisir aura negatif ketika tiba di rumah,” sebut @pap****ri_.

Sekadar informasi, kenurut kepercayaan masyarakat Hindu Bali, dapur dipisahkan karena dipercaya dapat mengusir aura negatif yang ada dalam tubuh setelah bepergian.

Itulah alasan mengapa posisi dapur biasanya ada di depan terpisah dengan kamar, di mana kamar merupakan tempat peristirahatan yang harus terhindar dari berbagai aura negatif.

Posisi dapur bagi orang Bali biasanya berada di arah selatan, sesuai dengan arah Dewa Brahma sebagai dewa yang berstana di dapur.

Itulah mengapa dapur diposisikan sebagai tempat yang paling dekat dengan pintu masuk rumah. Sehingga penghuni rumah harus singgah dulu dapur proses 'penyucian' sebelum memasuki kamar untuk beristirahat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini