Mengenal Tradisi Gokon, Cari Jodoh dengan Kencan Buta ala Jepang

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 406 2499307 mengenal-tradisi-gokon-cari-jodoh-dengan-kencan-buta-ala-jepang-cxLilr4vHd.jpg Ilustrasi tradisi gokon (Soranews24.com)

TRADISI gokon salah satu tradisi unik di Jepang. Adalah tradisi untuk mencari jodoh lewat kencan buta dengan berkelompok.

Gokon artinya kencan buta berkelompok. Sebuah acara khusus, yang disebut sumokon. Ini adalah gabungan dari sumo dan konpa, memiliki arti perusahaan. Dan kemudian disingkat menjadi gokon.

Baca juga:  10 Minuman Alkohol Asli Jepang Selain Sake, Dibuat dari Bahan Alami

Gokon biasanya diadakan di sebuah izakaya (pub). terdiri dari pria dan wanita bernomor genap. Terkadang permainan kecil dilakukan untuk memecahkan suasana tegang. Hal ini populer di Jepang karena dapat menghilangkan tekanan saat bertemu kencan.

Kini gokon dalam skala besar telah muncul selama bertahun-tahun. Salah satu contohnya adalah machikon, event mixer yang melibatkan bar hopping.

 

Stan penonton di Osaka BodyMaker Colosseum menghadirkan lima pria dan lima wanita berusia antara 20 dan 45 tahun untuk gokon.

 Baca juga: Mengenal Tradisi Unagi di Jepang, Memasukkan Belut ke Organ Intim Wanita hingga Orgasme

“Kami ingin memperluas bidang kencan,” jelas Chie Goda, manajer pemasaran di Goodwill Planning, yang membantu mempromosikan Konpa de Koi Plan dikutip dari Japan Times.

Bagi sebagian orang, menonton pria besar setengah telanjang saling berhadapan mungkin bukan suasana romantis yang ideal, tetapi perpaduan unik antara budaya tradisional dan kencan modern ini merupakan kombinasi sempurna untuk penggemar sumo yang lajang.

Namun, kemungkinan para pria mendapati diri mereka bersaing untuk mendapatkan perhatian wanita begitu pegulat muda baru muncul ke permukaan.

Sumokon dimulai dengan makan siang, dilanjutkan dengan sesi foto bersama mantan rikishi (pegulat sumo). Anggota kemudian akan menerima suvenir sumo sebelum menonton turnamen.

 Ilustrasi

“Banyak anggota sumokon yang belum pernah melihat turnamen sumo sebelumnya, jadi saya yakin mereka sangat bersemangat,” kata Goda.

“Saya berharap gairah untuk olahraga akan berubah menjadi cinta untuk seseorang yang spesial," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini