Pelayaran Diizinkan, 1.359 Kasus COVID-19 Muncul di Kapal Pesiar

Ruben Hard Silitonga, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 406 2499762 pelayaran-diizinkan-1-359-kasus-covid-19-muncul-di-kapal-pesiar-08wtt9JJA5.jpg Kapal pesiar Resilient Lady (Virgin/USA Today)

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan bahwa ada 1.359 kasus positif COVID-19 ditemukan di kapal pesiar atau cruise selama 26 Juni hingga 21 Oktober 2021. Angka ini berdasarkan konfirmasi dari operator pelayaran.

Di antara mereka yang terkena virus corona tersebut adalah orang yang sudah menjalani vaksinasi lengkap.

Baca juga: Persiapkan Diri Anda, Kapal Pesiar Terbesar di Dunia Kembali Berlayar 2022

Melansir dari Washington Post, Rabu (10/11/2021), sejak Juni lalu operator melaporkan ada 49 kasus rawat inap dan 38 evakuasi medis untuk kasus Covid-19 atau penyakit serupanya. Satu orang meninggal karena COVID-19 selama pelayaran.

Pemerintah AS sudah mengizinkan kembali pelayaran kapal pesiar dengan beberapa pembatasan. Pihak cruise menambahkan persyaratan wajib vaksin, tes COVID-19, memakai masker dan membatasi kapasitas terhadap wisatawan.

CDC menguraikan aturan operasi jalur pelayaran selama pandemi. Operator pelayaran diminta menyediakan lingkungan yang aman dan sehat bagi kru kapal dan penumpangnya.

 Baca juga: Satu Penumpang Kena COVID-19, Ribuan Orang "Dikurung" di Kapal Pesiar

Dalam dokumen CDC disebutkan beberapa contoh kasus COVID-19. Misalnya ada satu penumpang positif corona yang lolos masuk ke sebuah kapal pesiar pada akhir Juli lalu. Dia kemudian menularkan ke 20 orang lainnya, yakni 18 pekerja dan dua penumpang.

Satu kapal melaporkan 58 kasus positif antara 24 Juli dan 28 Agustus 2021, dan yang lain melaporkan 105 kasus yang dikonfirmasi pada empat perjalanan berturut-turut antara 19 Agustus dan 7 September. Satu melaporkan 112 kasus pada empat pelayaran antara 21 Agustus dan 7 September.

Aimee Treffiletti, seorang kapten di Layanan Kesehatan Masyarakat AS yang memimpin unit maritim CDC mengatakan bahwa vaksinasi harus terus menjadi bagian penting dari rencana kesehatan jalur pelayaran bahkan setelah aturan pembatasan berakhir.

“Itulah salah satu alasan utama kami belum melihat sistem medis kewalahan, karena kami memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi,” katanya.

CDC tidak mengidentifikasi kapal atau perusahaan tertentu dalam urutannya, tetapi Badan Kesehatan Masyarakat memelihara situs web yang menunjukkan apakah ada kasus COVID-19 baru-baru ini di kapal yang berlayar di perairan AS.

 ilustrasi

Juru Bicara Cruise Lines International Association Bari Golin-Blaugrund mengatakan pihaknya memperkirakan ada sekitar 600.000 pelanggan berlayar dengan kapal selama empat bulan sejak industri tersebut diizinkan beroperasi lagi di Amerika Serikat.

“Kasus COVID-19 yang relatif rendah selama periode itu, terutama jika dibandingkan dengan negara lain, semakin menunjukkan kepemimpinan industri pelayaran dan efektivitas protokol yang didukung sains yang memungkinkan keberhasilan kembali beroperasi di seluruh dunia. dunia,” tulisnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini