Dina Sanichar, Bocah Lelaki yang Diasuh Kawanan Serigala hingga Kesulitan Berdiri Tegak

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 406 2499972 dina-sanichar-bocah-lelaki-yang-diasuh-kawanan-serigala-hingga-kesulitan-berdiri-tegak-DkE3OePUao.JPG Dina Sanichar, anak lelaki yang dibesarkan kawanan serigala di India (Foto: Wikimedia Commons)

KISAH unik Dina Sanichar, bocah laki-laki yang dibesarkan oleh kawanan serigala di hutan Uttar Pradesh, India selalu menarik untuk diulas.

Berawal ketika para pemburu menemukan Sanichar pada tahun 1867 silam, dalam kondisi terbaring di sebuah gua, anak itu dibawa ke panti asuhan terdekat.

Suatu malam, sekelompok pemburu berjalan menuju hutan hingga mereka menyadari melihat tempat terbuka.

Di baliknya terbentang pintu masuk gua, yang menurut para pemburu dijaga oleh seekor serigala. Para pemburu pun bersiap menyergap makhluk yang terlihat mencurigakan.

Namun, mereka berhenti, ketika melihat bahwa makhluk itu ternyata bukanlah seekor binatang. Itu adalah seorang anak laki-laki, dengan usia tidak lebih dari enam tahun. Namun bocah lelaki itu tidak mendekati para pemburu, apalagi menjawab pertanyaan mereka.

Tak ingin meninggalkan bocah itu di pinggiran hutan yang menyeramkan, mereka akhirnya membawa anak itu ke Panti Asuhan Misi Sikandra di Kota Agra.

Baca juga: Pria 72 Tahun Pernah Tinggal Bersama Serigala di Hutan, Keadaannya Sekarang Masih seperti Tarzan

Dina Sanichar

(Dina Sanichar, Foto: Yuplife)

Namun, karena dia tidak memiliki nama, para misionaris akhirnya memberi nama. Mereka menamainya Dina Sanichar, diambil dari kata bahasa Hindi yang berarti hari Sabtu, yakni di mana mereka menemukannya di gua.

Para misionaris mencoba mengajari Dina semua hal yang tidak pernah dia pelajari, mulai dari berjalan dan berbicara.

Baca juga: Fosil Anak Hominid Purba Berusia 250.000 Tahun Ditemukan

Namun, jurang pemisah antara perilaku manusia dan naluri binatang ternyata terlalu lebar untuk diatasi seorang Dina Sanichar. Kisah Mowgli di kehidupan nyata tidak berakhir seperti versi Disney.

Sanichar berjuang untuk menyesuaikan diri dengan dunia manusia. Selama tinggal di Panti Asuhan Misi Sikandra, Sanichar diberi nama kedua sebagai 'Bocah Serigala'.

Para misionaris berpikir itu cocok untuknya karena mereka percaya, dia dibesarkan oleh hewan liar dan tidak pernah mengalami kontak manusia selama hidupnya 

Dina Sanichar

(Dina Sanichar, Foto: Ist) 

Menurut catatan mereka, perilaku Sanichar lebih mirip hewan daripada manusia. Dia berjalan dengan empat kaki dan mengalami kesulitan berdiri dengan kedua kakinya sendiri. Sanichar makan daging mentah, dan menggerogoti tulang untuk mengasah giginya.

Baca juga: Lima Destinasi Wisata Terbaik di India, Mulai dari Kuil Emas hingga Pantai Eksotis

“Sangat mengejutkan ketika melihat Sanichar ternyata berjalan dengan empat kaki,” ujar pengawas panti asuhan, Erhardt Lewis, dikutip dari laman All Thats Interesting.

“Sebelum makan atau mencicipi makanan apapun, Sanichar mencium baunya. Dan ketika mereka tidak menyukai baunya, mereka membuangnya," tambah Lewis.

Kedua, dia juga tidak mengerti tanda tangan. Orang yang tidak berbicara dalam bahasa yang sama, biasanya dapat memahami satu sama lain hanya dengan menunjuk berbagai objek dengan jari mereka. Tetapi karena serigala tidak menunjuk (atau memiliki jari, dalam hal ini) gerakan universal ini mungkin tidak berarti baginya.

Meski Dina Sanichar akhirnya belajar memahami para misionaris, dia tidak pernah belajar berbicara sendiri dalam bahasa mereka. Mungkin karena suara ucapan manusia terlalu asing baginya.

Semakin lama Sanichar tinggal di panti asuhan, semakin dia mulai berperilaku seperti manusia. Dia belajar bagaimana berdiri tegak, bahkan menurut para misionaris, Dina Sanichar mulai berpakaian sendiri. Beberapa orang mengatakan dia bahkan mengambil sifat paling manusiawi dari semuanya yaitu merokok.

Baca juga: Wow! DNA Serigala Jepang yang Punah 115 Tahun Silam Ditemukan pada Tubuh Anjing Ini

Berkomunikasi dengan Sanichar cukup terasa sulit karena dua alasan. Pertama, dia tidak berbicara dalam bahasa yang sama dengan para misionaris yang merawatnya. Setiap kali dia ingin mengekspresikan dirinya, dia akan mengeram atau melolong laiknya serigala.

Dina Sanichar

(Dina Sanichar, Foto: Ist)

Baca juga: Manusia Purba Jenis Baru Ditemukan, Diperkirakan Hidup 120.000 Tahun Lalu

Yang cukup menarik, Sanichar bukanlah satu-satunya 'anak serigala' yang tinggal di Panti Asuhan Misi Sikandra saat itu. Informasi dari pengawas Lewis, Sanichar berteman dengan dua anak laki-laki dan satu perempuan lainnya yang juga dikabarkan telah dibesarkan oleh serigala.

Menurut seorang ahli geografi, panti asuhan itu menampung begitu banyak 'anak serigala' selama bertahun-tahun, sehingga mereka tidak lagi kaget ketika ada anak lain yang juga ditemukan di hutan. Justru mereka akan lebih terkejut ketika panti asuhan mendapat pasokan daging setiap hari.

Faktanya, kisah anak-anak yang dibesarkan oleh serigala telah bermunculan di seluruh India . Dalam kebanyakan kasus, misionaris yang merawat anak-anak adalah satu-satunya sumber, jadi apakah mereka benar-benar liar masih bisa diperdebatkan.

Beberapa percaya bahwa misionaris mungkin telah menemukan mereka untuk perhatian media. Yang lain berasumsi bahwa anak-anak itu mungkin tidak dibesarkan oleh hewan sama sekali, dan mereka sebenarnya memiliki cacat intelektual atau fisik. Dalam hal ini, cerita mungkin dihasilkan dari orang-orang yang lebih menyimpulkan pada perilaku mereka.

Bahkan dari cerita ini, Dina kemudian menjadi inspirasi Rudyard Kipling untuk menjadi karakter tokoh Mowgli.

Novel Rudyard Kipling The Jungle Book menceritakan kisah Mowgli, seorang anak laki-laki yang ditinggalkan oleh orang tuanya dan dibesarkan oleh serigala. Diajarkan cara hidup menjadi seekor hewan, sehingga dia tidak pernah belajar bagaimana berinteraksi dengan manusia.

Dina Sanichar

(Dina Sanichar, Foto: Wikimedia Commons)

Baca juga: Ada Serigala Kabur, Kebun Binatang Ini Langsung Ditutup

Kisah terkenal Kipling, yang kemudian diadaptasi menjadi beberapa film oleh Disney, berakhir dengan pesan yang membangkitkan semangat tentang penemuan diri dan harmoni antara peradaban manusia dan alam. Namun, hanya sedikit orang yang tahu bahwa itu didasarkan pada peristiwa nyata yang tragis.

Terlepas dari apakah dia benar-benar Mowgli di kehidupan nyata, kisah Dina Sanichar memiliki kesamaan yang mencolok dengan The Jungle Book karya Rudyard Kipling yaitu, ketertarikan kita pada gagasan tentang seseorang yang dibesarkan di dunia yang sama sekali berbeda dari dunia kita.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini