Share

Festival Budaya Suling Tambur Digelar di Raja Ampat, Apa Maknanya?

Antara, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 406 2500027 festival-budaya-suling-tambur-digelar-di-raja-ampat-apa-maknanya-RTw3S9AOLc.JPG Bupati Raja Ampat, Papua Barat, Abdul Faris Umlati (Foto: Antara/Ernes Broning Kakisina)

BUPATI Raja Ampat, Abdul Faris Umlati membuka Festival Budaya Suling Tambur 2021 di Kampung Wejim, Distrik Kepulauan Sembilan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Abdul Faris mengatakan, Festival Suling Tambur merupakan kegiatan rutin tahunan pemerintah daerah bersama kelompok suling tambur masyarakat di seluruh kampung di Kabupaten Raja Ampat.

Menurutnya, festival ini bertujuan untuk memertahankan nilai-nilai budaya Kabupaten Raja Ampat terutama musik suling tambur yang telah ditanamkan oleh para leluhur.

Baca juga: Kali Biru Raja Ampat Begitu Memesona, Baru Dibuka Sudah Diserbu Wisatawan

Nilai-nilai budaya ini yang kemudian dikemas menjadi sebuah ikatan dalam bentuk festival. Makna lain dari festival ini adalah silaturahmi antara masyarakat di Kabupaten Raja Ampat untuk melestarikan budaya.

Infografis Spot Diving di Raja Ampat

Faris menambahkan, Festival Suling Tambur yang merupakan agenda rutin tahunan dilaksanakan berpindah-pindah tempat. Tahun 2021 ini Kampung Wejim di Distrik Kepulauan Sembilan sebagai tuan rumah.

Sebagai tuan rumah, kesempatan bagi Kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan untuk mempromosikan potensi wisata yang dimiliki daerah termasuk seni budaya, kuliner, serta kearifan lokal.

Festival ini memiliki peran penting untuk mengampanyekan pelestarian budaya serta pelestarian lingkungan demi pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Diharapkan dengan festival ini ada dampak positif bagi lestarinya seni budaya suling tambur. Serta berkembangnya usaha-usaha produk kuliner lokal, dan kemajuan sektor pariwisata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini