Banyak Turis Berhubungan Intim di Bukit Ini, Kondom dan Tisu Berserakan

Tentya Noerani Dewi Richyadie, Jurnalis · Senin 15 November 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 406 2501658 banyak-turis-berhubungan-intim-di-bukit-ini-kondom-dan-tisu-berserakan-ayKlfl7lj8.jpg Bukit pasir Dunas de Maspalomas di Pulau Canary, Spanyol (hellocanaryislands.com)

PESONA Cagar Alam Khusus Dunas de Maspalomas atau Dunas de Maspalomas Special Nature Reserve di Pulau Gran Canaria, Spanyol sungguh memikat. Banyak turis datang untuk menikmati destinasi wisata yang terkenal dengan bukit pasir liarnya yang bergelombang di belakang mercusuarnya di tepi laut.

Tapi belakangan dilaporkan banyak wisatawan memanfaatkan momen kunjungannya untuk berhubungan seks dengan pasangannya. Sampah kondom bekas, tisu, rokok berserakan di lokasi.

Baca juga: Duh, Pesepakbola Berhubungan Seks dalam Pesawat di Depan Pramugari

Bukit pasir Dunas de Maspalomas telah dilindungi secara hukum sejak 1982. Ini adalah salah satu sistem bukit pasir yang tersisa di Eropa, menyediakan tempat peristirahatan bagi burung yang bermigrasi antara Afrika dan Eropa.

Namun, saat ini bukit pasir itu terancam akibat aktivitas turis yang bercinta di alam terbuka.

Destinasi tersebut kini dibanjiri wisatawan yang mengancam habitat alam. Dalan sebuah makalah baru dalam Journal of Environmental Management berjudul "Sand, Sun, Sea and Sex with Strangers, the five S”, disebutkan bahwa turis yang berhubungan seks di bikit pasir tersebut telah mengancam habitat setempat.

Baca juga:  Tentara Ini Rela Beri Napas Buatan demi Selamatkan Kucing Terjebak Letusan Gunung Berapi

Para peneliti menginventarisasi 298 "tempat seks" di cagar alam tersebut dengan luas total lebih dari dua mil persegi. Lokasi favorit para turis untuk bercinta di bukit pasir yang menggembung di sekitar vegetasi. Penelitian dilakukan pada Mei 2018, termasuk saat digelarnya festival gay lokal.

Turis menginjak-injak vegetasi, membuang tanaman dan pasir, membuang sampah sembarangan termasuk rokok, kondom, tisu toilet, tisu, dan kaleng. Para turis juga menggunakan bukit pasir sebagai toilet untuk buang air kecil dan besar.

Semakin terpencil tempat seks, semakin sering digunakan dan semakin banyak sampah yang tertinggal di sana. Pihak berwenang telah meninggalkan kantong sampah di beberapa area dan biasanya terisi penuh.

Akibat sampah yang berserakan, kadal raksasa Gran Canaria yang merupakan pemandangan populer di kepulauan Canary, telah mati setelah memakan kondom yang ditinggalkan para turis.

Gran Canaria adalah tujuan wisata ramah untuk kaum gay. Pengunjungnya beragam mulai dari turis AS, Inggris dan Jerman.

 Ilustrasi

Bahkan zona eksklusif bukit pasir yang benar-benar terlarang untuk umum, tempat area ini dibatasi, memiliki 56 tempat seks.

Sistem gundukan pantai adalah bagian penting dari lanskap laut, tetapi telah digunakan untuk menarik pariwisata di seluruh dunia, dengan konsekuensi yang menghancurkan alam.

Ratusan orang yang berkumpul di area yang sama setiap hari juga dapat merusak bukit pasir dan ekosistemnya. Sejak 1982, kawasan cagar alam ini adalah wilayah yang dilindungi, salah satu dari sedikit tempat yang tersisa di Eropa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini