Share

Maskapai Menawarkan Tambahan Gaji Pilot dan Pramugari Selama Liburan

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Senin 15 November 2021 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 406 2502083 maskapai-menawarkan-gaji-esktra-pilot-dan-pramugari-selama-liburan-srKiOBUNCT.jpg Pesawat (dok iStock)

Maskapai Southwest Airlines menawarkan insentif kepada karyawannya selama liburan. Hal ini dilakukan demi menghindari penundaan operasional selama musim puncak perjalanan.

Malansir CNN, tawaran ini berlaku untuk karyawan operasional, seperti pramugari dan pilot, yang bekerja selama masa liburan, dengan shift yang memenuhi syarat antara 15 November dan 14 Januari.

Pihak maskapai mengatakan, jumlah shift yang memenuhi syarat bervariasi menurut kelompok kerja dan ditentukan oleh kebutuhan penjadwalan liburan masing-masing departemen.

Southwest mengalami krisis layanan pada bulan Oktober yang menyebabkan lebih dari 2.000 penerbangan dibatalkan selama empat hari dan merugikan maskapai sebesar $75 juta.

Baca Juga:

Keseruan Sandiaga Uno Menginap di Hotel Kabin Danau Toba

Indonesia Promosikan Wisata Melalui Pameran di Swedia, Berikut Paket yang Ditawarkan

Perusahaan menyalahkan cuaca buruk dan kontrol lalu lintas udara di Florida, serta kurangnya staf yang tersedia. Diakui bahwa masalah layanan yang disebabkan oleh kekurangan staf terjadi bahkan sebelum pembatalan penerbangan massal.

Southwest bukan satu-satunya operator yang memberi insentif kepada pekerjanya saat liburan tiba. Pekan lalu, American Airlines mengatakan memberi gaji 3 kali lipat kepada pramugari yang bekerja selama liburan.

Kenaikan gaji liburan datang setelah krisis operasional maskapai selama akhir pekan Halloween, yang memaksanya untuk membatalkan ribuan penerbangan sebagian karena kekurangan staf.

American menyalahkan kerugian pada cuaca buruk di pusat Dallas-Fort Worth dan kekurangan pilot dan pramugari.

“Kami telah memastikan bahwa November dan Desember ditunjukkan untuk memenuhi permintaan pelanggan dan penerbangan sepenuhnya didukung oleh staf,” kata COO David Seymour dalam catatan staf internal.

Selama pandemi, Amerika merumahkan 8.000 pramugari ketika mengantisipasi bantuan federal untuk pekerja maskapai akan berakhir.

Serikat pekerja maskapai mengatakan staf berada pada titik puncak. Banyak pilot dan pramugari melaporkan bahwa mereka mengalami kesulitan mendapatkan kamar hotel untuk beristirahat.

“Kami ingin penerbangan itu selesai, tetapi kami tidak ingin tiket terjual yang tidak dapat dipenuhi,” kata Kapten Dennis Tajer, pilot American Airlines dan juru bicara Asosiasi Pilot Sekutu, dalam sebuah wawancara bulan lalu tentang musim liburan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini