Kuil Matahari Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gurun Mesir, Berikut Faktanya

Reza Arta Mevia, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 406 2503586 kuil-matahari-berusia-4-500-tahun-ditemukan-di-gurun-mesir-berikut-faktanya-T0DPEMLpCe.JPG Arkeolog temukan reruntuhan kuil matahari berusia 4.500 tahun di gurun Mesir (Foto: News.com.au)

SEBUAH kuil matahari misterius yang sempat hilang selama 4.500 tahun ditemukan terkubur di gurun Mesir. Para arkeolog menggali sisa-sisa bangunan kuno tersebut di Abu Gorab, 20 km di selatan Kairo, untuk sebuah penemuan terbesar dalam beberapa dekade terakhir ini.

Kuil ini merupakan salah satu dari enam kuil matahari yang diyakini pernah dibangun dan hanya dua di antaranya yang pernah ditemukan, demikian tulis The Sun.

Kuil dibangun masa firaun dari dinasti kelima. Selain dibangun sebagai tempat peristirahatan terakhir, piramida juga dibangun untuk memastikan firaun dibangkitkan sebagai dewa di akhirat.

Para ahli yang menggali di utara Abusir 50 tahun yang lalu, menemukan sisa-sisa kuil matahari yang dibangun oleh firaun Nyuserre yang memerintah selama sekitar 30 tahun pada abad ke-25 SM.

Namun penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan fondasi bangunan yang lebih tua terbuat dari batu bata lumpur yang mengindikasikan adanya sebuah bangunan di lokasi tersebut.

Baca juga: Piramida Tertua di Mesir yang Perlu Anda Tahu

Kuil Matahari 4500 Tahun

(Foto: News.com.au)

Para ahli menemukan fondasi pilar batu kapur putih sedalam 60 cm yang menurut mereka struktur aslinya cukup mengesankan.

Tetapi yang terjadi selanjutnya telah memperkuat kecurigaan para peneliti, The Telegraph melaporkan.

Sederet toples bir berisi lumpur ditemukan sebagai bukti terakhir bahwa situs lama itu adalah sebuah kuil.

Para peneliti mengatakan bukti yang mereka butuhkan adalah temuan barang yang digunakan untuk persembahan ritual yang dikombinasikan dengan penemuan arsitektur baru.

Asisten profesor Egyptology di Academy of Sciences di Warsawa, Polandia, Dr Massimiliano Nuzzolo mengatakan: “Kami tahu bahwa ada sesuatu di bawah kuil batu Nyuserre, tetapi kami tidak tahu apakah bangunan tersebut hanya fase lain dari pembangunan kuil yang sama atau merupakan sebuah kuil baru."

“Sekarang saya memiliki banyak bukti bahwa yang kami gali di sini adalah salah satu kuil matahari yang hilang," tambah Nuzzolo.

Baca juga: Wisata Piramida, Traveler Bisa Pelajari 10 Hal tentang Orang Mesir Kuno

Yang tetap menjadi misteri adalah untuk siapa kuil matahari itu dibangun dan kapan waktu pembangunannya, meski ada kemungkinan dibangun pada periode waktu yang sama.

Firaun dinasti kelima memerintah selama sekitar 150 tahun dari awal abad ke-25 SM hingga pertengahan abad ke-24 SM. Hanya sejumlah kecil penguasa yang memiliki kuil matahari yang dibuat atas nama dewa matahari Ra di tepi barat Sungai Nil.

Penemuan kuil matahari ketiga akan ditayangkan sebagai bagian dari program National Geographic's Lost Treasures of Egypt.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini