Masih Dikaji, Amerika Bakal Tolak Turis Penerima Vaksin Jenis Ini?

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 22 November 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 406 2505536 tegas-amerika-tolak-turis-penerima-vaksin-buatan-china-dan-rusia-nQrH1k0qOv.jpg Ilustrasi vaksinasi (dok Freepik)

JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memberlakukan tak semua turis yang sudah divaksin Covid-19 bisa masuk ke wilayahnya.

Melansir Associated Press pada Senin (22/11/2021), hal ini terjadi lantaran beberapa vaksinasi Covid-19 yang digunakan turis tidak diakui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga:

Masuk Daftar Hitam Amerika, Maskapai Iran Ini Sukses Gagalkan Serangan Siber

NAM Air Buka Rute Jakarta-Natuna, Begini Reaksi Kemenhub

Saat menghapus larangan pembatasan perjalanan luar negeri pada November lalu, AS mewajiibkan seluruh turis yang berusia dewasa yang datang ke negaranya untuk divaksin penuh. Vaksin yang digunakan juga harus disetujui FDA atau WHO.

Di antara vaksin yang paling banyak digunakan, terdapat dua vaksin yang tidak memenuhi kriteria yakni vaksin Sputnik V Rusia dan vaksin CanSino China. 

Sputnik V diizinkan untuk digunakan di lebih dari 70 negara sementara CanSino telah digunakan pada sembilan negara. Saat ini WHO masih menunggu lebih banyak data tentang kedua vaksin itu sebelum mengambil keputusan.

Vaksin yang diakui FDA dan WHO akan diuji dan dilakukan peninjauan untuk menentukan keamanan dan efektivitasnya.

Dari seluruh vaksin yang digunakan secara internasional, para ahli mengatakan beberapa kemungkinan tidak akan diakui oleh lembaga tersebut.

"Tidak semuanya, akan dievaluasi dalam uji klinis dengan ketelitian yang diperlukan," kata Direktur Eksekutif Pusat Akses Vaksin Internasional Johns Hopkins, Dr. William Moss.

Di bawah kebijakan baru, turis asing wajib menunjukkan bukti vaksinasi, baik bepergian melalui udara, darat, atau laut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini