Sandiaga: Wisata Halal Lebih ke Muslim Friendly, Bukan Mensyariahkan Destinasi

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 406 2506178 sandiaga-wisata-halal-lebih-ke-muslim-friendly-bukan-mensyariahkan-destinasi-htJPafp2yE.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata di Indonesia dengan mengembangkan konsep wisata halal yang dinilai potensial menarik wisatawan pasca-pandemi COVID-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan wisata halal meruapakan peluang dan fokus pemerintah atas peningkatan sektor ekonomi kreatif dan bukan berarti mensyariahkan destinasi.

Baca juga:  Anjing Canon Mati di Singkil, Sandiaga: Kerasan Terhadap Hewan Bukan Bagian Wisata Halal

“Jadi pariwisata halal ini lebih ke muslim friendly based (berbasis ramah muslim), ini difokuskan untuk extendtion of service atau untuk penambahan layanan ketika wisata, bukan mensyariahkan destinasi atau zonasi terhadap sentra ekonomi kreatif,” kata Sandiaga, Selasa (23/11/2021).

 

Sandiaga menuturkan wisata halal murni merupakan penambahan layanan yang mengusung tiga konsep yaitu good to have, Nice to have dan must have.

Baca juga:  Wapres Ma'ruf Amin Optimis Indonesia Jadi Pemimpin Wisata Halal Dunia

“Ini yang menurut kami akan terus kami dorong dari segi atraksi, amanitas dan aksebsibilitas. Kami melihat ada peluang besar di beberapa daerah di Aceh sumbar misalnya dan beberapa provinsi lainnya yang sudah kami sasar,” katanya.

Sandiaga menuturkan jika konsep wisata halal ini dikembangakan maka pemasukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia akan lebih meningkat dengan ramahnya layanan dan fasilitas yang berbasis halal.

“Ini akan menjadi hal yang sangat positif terhadap peningkatkan berbagai peningkatan ekonomi kreatif. Di mana ke depan pariwisata berbasis halal dan ini akan berbengruh peningkatannya. Tempat wisata ada musala atau masjid dan juga dikamar kamar hotel ada arah kiblat dan restauran restolan halal,” paparnya.

 Ilustrasi

Tak hanya itu, kedepan Kemenparekraf akan membangun berupa corner muslim kreatif seperti fashion yang bisa diakses dan akan dilakukan beberapa event untuk mengambil potensi dalam rangka pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini