Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Harap Pengusaha Taman Rekreasi Dukung Kebijakan PPKM Level 3 saat Libur Nataru

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 406 2507400 cegah-lonjakan-covid-19-wamenparekraf-angela-tanoesoedibjo-ajak-semua-pihak-dukung-ppkm-nataru-YGx0KpmxGa.jpg Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (Kemenparekraf)

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo berharap Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) dapat mendukung kebijakan PPKM Level 3 yang akan diterapkan oleh pemerintah saat libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022.

Hal tersebut disampaikan Wamenparekraf Angela saat menghadiri acara Ramah Tamah yang digelar oleh PUTRI di Jakarta Aquarium Safari, Rabu 24 November 2021. Kebijakan PPKM Level 3 yang akan berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 nanti dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh unsur pentahelix.

Baca juga:  Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dorong Solo Jadi Pilot Project Wisata Kebugaran Indonesia

“Saat momen Natal dan Tahun Baru nanti mohon kerja sama semua pihak, khususnya PUTRI untuk menjaga protokol kesehatan. Karena penting sekali bagi kita untuk bisa melewati masa ini. Kita tidak ingin kasus COVID-19 kembali tinggi seperti tahun sebelumnya," ujar Wamenparekraf.

Lebih lanjut, Wamenparekraf mengatakan situasi pandemi COVID-19 memang tidak mudah bagi seluruh sektor, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 Ilustrasi

Oleh karena itu, Kemenparekraf berkomitmen untuk hadir dengan berbagai kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Karena bagaimana pun juga pariwisata itu adalah penggerak ekonomi yang luar biasa dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat," tutur Angela.

Baca juga:  Ada PPKM Level 3, Begini Aturan Lengkap Wisata saat Libur Nataru 2022

"Jadi di tahun lalu kita sudah memberikan hibah pariwisata, di tahun ini kita juga menggerakkan dengan cara menyediakan fasilitas akomodasi untuk nakes dan staycation untuk nakes,” sambungnya.

Selain itu, Wamenparekraf berharap PUTRI dapat membantu memenuhi demand pariwisata, salah satunya dari sisi spending wisatawan.

“Bagaimana kita mampu menghadirkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat dinikmati oleh wisatawan, namun tetap memprioritaskan sisi kesehatan,” katanya.

Sehingga, pariwisata berkelanjutan dan berkualitas yang menjadi fokus pengembangan Kemenparekraf ke depan dapat terwujud. Untuk itu kolaborasi yang kuat sangat diperlukan antara pemerintah dengan dunia usaha maupun asosiasi.

Dalam penerapan PPKM Nataru, ada sejumlah aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Aturan ini dimuat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Aturan ini juga disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 22 November 2021 dan ditujukan kepada gubernur, bupati, hingga wali kota di seluruh Indonesia. Berikut sejumlah hal yang harus diperhatikan saat PPKM Nataru.

• Pekerja ASN, TNI, Polri, BUMN dan karyawan swasta dilarang cuti selama periode Nataru.

• Acara pernikahan dan sejenisnya melaksanakan aturan PPKM level 3.

• Kegiatan seni budaya dan olahraga ditiadakan dalam periode Nataru.

• Semua alun-alun ditutup mulai 31 Desember 2021-1 Januari 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini