Tragis, Korea Utara Tembak Mati Pelajar yang Edarkan Drama Squid Game

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 406 2507411 tragis-korea-utara-tembak-mati-pelajar-yang-edarkan-drama-squid-game-Xqbnq4ww60.jpg Drama Korea Squid Game (dok Netflix)

JAKARTA - Seorang pelajar di Korea Utara akan dieksekusi mati setelah terciduk mengedarkan drama Squid Game yang tayang di Nexflix. Pelaku rupanya menyeludupkan salinan film itu melalui versi digital setelah kembali dari China.

Melansir New York Post, drama Korea Selatan itu disimpan di USB flashdisk tersembunyi dan lalu ia bagikan salinannya ke beberapa teman. Nahas, aksinya itu ketahuan oleh Dinas Pengawas Negara Korea Utara hingga ia ditangkap.

Penangkapan pelajar terjadi di provinsi Hamgyong Utara di Korea Utara yang berbatasan dengan China. Radio Free Asia melaporkan, satu siswa yang membeli salinan drive tersebut telah menerima hukuman seumur hidup.

Baca Juga:

Dokumen Sejarah Ottoman Dibuka ke Publik, Ungkap Sederet Bencana Mengerikan Terjadi di Abad 16 hingga 19

Malaysia dan Singapura Buka Perbatasan 29 November, Tanpa Syarat Karantina

Enam pelajar lainnya menonton tayangan Squid Game telah dijatuhi hukuman kerja paksa selama lima tahun.

Korea Utara memiliki larangan ketat terhadap materi dari Barat dan Korea Selatan yang diizinkan masuk ke negara itu. Para pejabat kini sedang mencari tayangan lain yang ditonton oleh siswa di sekolah.

Beberapa guru kabarnya telah dipecat atau terancam diasingkan untuk bekerja di tambang terpencil sebagai hukuman.

"Ini semua dimulai minggu lalu ketika seorang siswa sekolah menengah diam-diam membeli USB flash drive yang berisi Squid Game drama Korea Selatan dan menontonnya dengan salah satu sahabat di kelas," kata sumber penegak hukum.

Sumber itu mengatakan, pelajar tersebut mendiskusikan serial itu dengan teman-temannya yang tertarik dan membeli salinan film tersebut.

Total ada 7 siswa yang ditangkap. Hal ini menandai pertama kalinya pemerintah menerapkan undang-undang baru tentang Penghapusan Pemikiran dan Budaya Reaksioner. Kasusnya melibatkan anak di bawah umur.

Korea Utara menerapkan hukuman mati untuk orang yang membawa tayangan dari Korea Selatan atau dari Barat. Sedangkan untuk yang menonton, menyimpan atau mendistribusikannya akan mendapat hukuman maksimal.

Menurut seorang sumber, pemerintah menganggap insiden itu sangat serius. "Komite Pusat telah memberhentikan kepala sekolah, sekretaris pemuda mereka, dan wali kelas mereka," ujarnya.

Setelah penyelundupan film Squid Game terungkap, pihak berwenang Korea Utara mulai menjelajahi pasar untuk mencari video yang berisi tayangan dari media asing.

"Penduduk gemetar ketakutan. Mereka akan dihukum tanpa ampun karena membeli atau menjual perangkat penyimpanan memori, tidak peduli seberapa kecilnya,' kata sumber yang meminta namanya disembunyikan kepada Radio Free Asia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini