Hari Guru, Yuk Jelajahi 10 Wisata Edukasi di Kota Pelajar

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 408 2507179 hari-guru-yuk-jelajahi-10-wisata-edukasi-di-kota-pelajar-vjZYSv9KYr.JPG Museum Keraton Yogyakarta (Foto: Instagram/@museumkeraton)

SIAPA yang tak kenal Kota Yogyakarta. Kota berjuluk 'Kota Pelajar' itu bahkan telah eksis sejak era kemerdekaan. Lantas mengapa Yogyakarta dijuluki Kota Pelajar?

Sebab, kebanyakan siswa dan mahasiswa menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan belajar dikarenakan kemudahan dan fasilitas hidup yang disuguhkan di sana.

Maka tak heran, jika Yogyakarta memiliki sederet tempat yang memiliki objek wisata edukasi. Penasaran apa saja 10 wisata edukasi di Yogyakarta? Berikut Okezone telah merangkumnya untuk Anda.

Museum History of Java

Museum ini memiliki lebih dari 200 benda bersejarah dari berbagai masa. Koleksi benda purba menjadi daya pikat utama museum yang terletak di Jalan Parangtritis KM 5,5 Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Taman Pintar

Taman ini memadukan tempat wisata rekreasi maupun edukasi dalam satu lokasi. Taman Pintar memiliki arena bermain sekaligus sarana edukasi yang terbagi dalam beberapa zona.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Edukasi yang Cocok untuk Liburan Keluarga, Apa Saja?

Seperti adanya parabola berbisik, dinding berdendang, desaku permai. Lalu terdapat juga rumah pohon, istana pasir, serta mempunyai fasilitas gedung oval, gedung kotak, perpustakaan, ruang sains & teknologi, dan masih banyak lainnya.

Taman Pintar Yogyakarta

(Foto: Instagram/@wishcinema)

Akses langsung kepada pusat buku ek Shopping Centre juga menambah nilai lebih Taman Pintar. Tempat rekreasi ini berada di Jalan Panembahan Senopati Nomor 1-3, Yogyakarta, tak jauh dari Malioboro.

Museum Gunungapi Merapi (MGM)

Terletak di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, museum ini merupakan museum sejarah tentang kegunungapian.

Museum ini juga sebagai perekam jejak gunung api dari tiap letusan tersimpan rapi. Di dalamnya ada sebuah replika sebaran awan panas dari tiga letusan Gunung Merapi, yakni pada tahun 1969, 1994 dan 2006.

Terdapat pula koleksi benda-benda sisa letusan tahun 2006 hingga koleksi foto-foto Gunung Merapi dari zaman ke zaman yang dipajang, serta dilengkapi panel-panel ilustrasi dengan gambar kartun ramah anak.

Perpustakaan Grhatma

Bagi Anda yang berniat untuk menumbuhkan minat baca kepada buah hati sejak dini, dapat berkunjung ke Perpustakaan Grhatama Pustaka. Berlokasi di Jalam Janti, Wonocatur, Banguntapan, Bantul.

Baca juga: Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Desa Ini, Jadi Wisata Edukasi

Grhatama Pustaka mengusung konsep kekinian. Menyediakan fasilitas cukup lengkap, tersedia sebuah bioskop 6D di lantai dasar, ruang bermain anak, free wifi, mushola, auditorium, ruang audio visual, ruang musik, dan koleksi buku berbagai tema, hasil penelitian, hingga jurnal.

Museum Mainan Anak Kolong Tangga

Museum Mainan Anak ini diberi nama “Kolong Tangga” karena letaknya berada tepat di bawah tangga menuju concert hall Taman Budaya Yogyakarta. Museum Anak Kolong Tangga berada di antara Taman Pintar dan Pasar Buku Bekas Jogjakarta.

Museum Mainan Anak Kolong Tangga

(Foto: Instagram/@kolongtangga)

Walaupun ukurannya kecil, museum ini memiliki 400 koleksi mainan dari seluruh Indonesia dengan interior berwarna-warni cerah dan penuh dengan cahaya.

Museum Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta yang didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I pasca Perjanjian Giyanti pada tahun 1755 menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan.

Sebagian kompleks keraton menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan. Termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan.

Keraton ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik, memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas. Berlokasi di Jalan Rotowijayan, Kadipaten, Kecamatan Kraton.

Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla)

Bermarkas di kompleks Pangkalan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, museum ini selalu ramai dikunjungi setiap waktu. Paling banyak masih didominasi anak-anak sekolah, pelajar dan masyarakat umum.

Museum ini menyimpan sejumlah foto tokoh-tokoh sejarah serta diorama peristiwa sejarah Angkatan Udara Indonesia. Atau sejumlah pesawat tempur dan replikanya juga ada yang kebanyakan berasal dari masa Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan.

Museum Monumen Yogya Kembali (Monjali)

Monumen Yogya Kembali adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Museum ini berada di Jalan Ring Road Utara, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DIY.

Museum yang berbentuk kerucut ini menyimpan koleksi yang berhubungan dengan sejarah perjuangan bangsa. Ada koleksi pakaian, senjata yang pernah dipakai para pejuang kemerdekaan, relief dan diorama.

Museum Benteng Vredeburg

Berada tepat di titik nol km Kota Yogyakarta, museum ini juga sebagai tempat menyimpan koleksi sejarah perjuangan bangsa.

Museum Benteng Vredeburg

(Foto: Instagram/@rifamulyawan)

Di museum ini, pengunjung bisa melihat sekaligus belajar tentang sejarah perjuangan bangsa. Sebab, koleksinya ada benda yang benar-benar nyata dulu dipakai perang.

Misalnya senjata, peralatan rumah tangga, naskah, pakaian, peralatan dapur, dan lain-lain. Ada pula koleksi foto, miniatur, replika, lukisan dan masih banyak lagi.

Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun binatang ini memiliki koleksi hewan yang lengkap serta dirawat dengan baik. Pepohonannya yang ada cukup rindang sehingga para wisatawan bisa nyaman.

Di sini anak Anda bisa melihat secara langsung beberapa satwa dengan menikmati kolam besar yang biasa digunaakn untuk naik perahu atau sepeda air.

Lokasi kebun binatang ini berada di Jalan Kebun Raya Nomor 2, Yogyakarta. Dengan harga tiket yang terjangkau, kebun binatang ini tidak pernah sepi oleh pengunjung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini