Bandara Ini Gunakan Babi Cegah Kecelakaan Pesawat, Gimana Caranya?

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 406 2507846 bandara-ini-gunakan-babi-cegah-kecelakaan-pesawat-gimana-caranya-VZ2hhLlu20.JPG Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda (Foto: The Sun)

SEBUAH bandara di Belanda melakukan metode aneh untuk mencegah kecelakaan pesawat dengan menggunakan babi.

Melansir The Sun, Bandara Schiphol, Amsterdam, salah satu penerbangan tersibuk di Eropa, memperkenalkan 19 babi sebagai bagian dari proyek baru.

Kumpulan babi telah dipindahkan ke sebidang tanah berlumpur seluas 5 hektare di antara dua landasan pacu.

Mereka dikatakan dapat menghalangi burung termasuk angsa, menurut Guardian menjelaskan ikhwal kasus serangan burung di pesawat.

Mereka tidak hanya memakan makanan yang disukai burung, tetapi juga menangkapnya, yang membuat kelompok burung takut.

Insiden serangan burung pernah terjadi pada maskapai Amerika Serikat. Untungnya pesawat mendarat dengan selamat di Sungai Hudson, New York, setelah serangan burung mematikan mesinnya tak lama setelah lepas landas.

Dua tahun lalu, sebuah penerbangan KLM terpaksa kembali ke Schiphol setelah dugaan serangan burung.

Baca juga: Daftar 10 Bandara Tersibuk di Dunia, Dubai Kembali Juara Usai Geser Amsterdam

Infografis Maskapai

Baru bulan lalu, penerbangan Ryanair yang melakukan perjalanan ke Lanzarote terpaksa berbalik arah di tengah laporan bahwa pesawat itu menabrak seekor burung.

Menurut pihak bandara, langkah baru telah diperkenalkan enam minggu. Langkah-langkah lain termasuk sinar laser sudah ada untuk mencegah burung terbang di dekat pesawat.

Peternak babi Stan Gloudemans memperingatkan; "Ada 10 kali lebih banyak angsa di Belanda sekarang dibandingkan pada tahun 1970. Angsa sangat besar di Belanda,"

"Angsa berbahaya, tetapi mereka adalah binatang, dan Anda harus menghadapinya dengan cara yang benar. Babi adalah musuh mereka. Dia mencoba menangkap angsa dan dia juga memakan makanan mereka. Ini adalah serangan ganda," tambahnya.

Jika proyek berhasil, babi bisa digulirkan ke lahan pertanian lain di sekitar bandara, dengan lahan seluas 2.000 hektare.

Juru bicara bandara, Willemeike Koster mengatakan mereka sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang program tersebut.

Mereka berkata, "Bandara Amsterdam Schiphol terletak di lanskap polder, dengan banyak air, padang rumput, dan lahan pertanian yang kaya,"

"Faktor-faktor ini semuanya berkontribusi pada Schiphol yang menjadi sarang populer bagi burung. Namun, burung merupakan risiko bagi pesawat," ucap Koster.

Baca juga: 7 Bandara Tertua di Dunia, Ada yang Berusia Lebih Seabad!

Infografis

"Kesan pertama kami adalah hanya sedikit angsa yang terlihat di area (babi). Dan babi-babi itu melakukan tugasnya dengan memakan sisa-sisa tanaman, yang sekarang sudah tidak ada lagi," tuturnya.

Dia menambahkan; "Semua data yang dikumpulkan dari radar burung dan pengamatan visual, antara lain, akan dianalisis dalam beberapa bulan mendatang,"

Meski dianggap penyelamat pesawat, Anda sebaiknya tetap tidak membawa babi ke dalam kabin. Seorang wanita pernah dikeluarkan dari penerbangan karena babinya yang gaduh menyebabkan kekacauan di pesawat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini