Share

Uji Nyali di Pulau Hantu Brebes, Ada 4 Zona Horor Dihuni Kuntilanak hingga Genderuwo

Andin Nurul Alifah, Jurnalis · Minggu 28 November 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 408 2508634 uji-nyali-di-pulau-hantu-brebes-ada-4-zona-horor-dihuni-kuntilanak-hingga-genderuwo-IYWe0T3c9S.jpg Kali Tanyep menuju Pulau Hantu di Sigempol, Brebes, Jawa Tengah (jatengprov.com)

BUAT yang suka adu nyali, berkunjunglah ke Pulau Hantu di Dukuh Dukuh Sigempol, Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selain menikmati wisata horor, pengunjung juga bisa memancing sepuasnya di pulau ini.

Menuju Pulau Hantu, wisatawan cukup membayar jasa transportasi perahu motor Rp10.000 dengan menyusuri Kali Tanyep yang kiri-kanannya dipenuhi hutan mangrove. Kemudian bebas menikmati panorama Pulau Hantu.

Baca juga:  Libur Lebaran ke Brebes? Jangan Lewatkan 7 Destinasi Wisata Hits Ini!

Ada sekitar 120 ranggon atau tempat pemancingan yang digunakan untuk berteduh para pemancing di sana. Mereka datang dari berbagai daerah.

Kepala Desa Randusanga Kulon Slamet Maryoko mengatakan, ranggon tersebut disediakan pihak pengelola yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat dan pemancing hanya membeli pakan sesuai kemampuan.

“Mancing bisa sepuasnya, sampai perbekalan diri habis,” kata pria yang akrab disapa Jarot itu seperti dikutip dari laman jatengprov.go.id, Minggu (28/11/2021).

Menurutnya, kalau hendak pulang tinggal menelpon tukang perahu kapanpun. “Tukang Perahu standby 24 jam untuk melayani kedatangan dan pemulangan pemancing,” tuturnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Brebes, Amin Budhi Raharjo menjelaskan, ada tiga potensi yang bisa digali di Pulau Hantu; kerang hijau, pemancingan, dan hutan mangrove yang indah.

“Kami sedang membangun sumber daya masyarakat agar bisa mengelola pariwisata ini menjadi lebih hidup,” ujarnya.

Menurut legenda, banyak cerita mistis beredar dari mulut ke mulut tentang Pulau Hantu.

Baca juga: 5 Situs Bersejarah di Indonesia Terkenal Angker, Ada Hantu Gentayangan hingga Suara Mengerikan

Konon di wilayah hutan Pulau Hantu terbagi menjadi 4 bagian yang rata-rata mempunyai zona atau kawasan tiap mahluk astral. Kawasan tersebut terdapat petilasan yang tenggelam oleh air laut karena faktor abrasi.

- Kawasan buaya putih

Kawasan ini terdapat siluman buaya putih yang pada dahulunya sering menampakkan diri, namun pada saat ini keberadaannya tidak lagi diketahui oleh kasat mata.

- Kawasan kuntilanak

Konon katanya kawasan tersebut sering menampakkan wujudnya pada hari-hari ganjil.

- Kawasan banaspati

Banaspati adalah sosok mahluk berjenis bola api yang sering melayang-layang di udara. Jika dilihat dari dekat menyerupai kepala setan yang melayang-layang dengan bola apinya.

- Kawasan genderuwo

Kawasan ini konon sering terdengar auman dan geraman dari mahluk tersebut, karena lokasinya yang lembab dan cukup mendukung untuk di huni oleh sekelompok mahluk tersebut.

Menurut cerita, ada pengunjung yang melihat penampakan hantu.

Salah satu masyarakat di sana mengatakan, nilai dari semua itu adalah berkah buat masyarakat Dukuh Sigempol, karena disekitar daerah itu ikannya besar-besar, sehingga sepanjang Sungai Tanyep banyak didirikan rangon dan warung kopi.

Ilustrasi

Sehingga memancing lebih nyaman, cukup dengan membeli kopi dan parkir di warung pemilik rangon kita sudah bisa menyalurkan hobi memancing.

Tempat ini sudah dirancang sedemikian rupa yang membuat tempat ini indah dan mengagumkan, apalagi di kawasan hutan bakau ini sudah ada tracking atau zona pejalan kaki yang membuat anda bisa menikmati keindahan alam yang begitu mempesona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini